Ambrolnya tanggul sisi selatan sungai itu terlihat jelas dari Jembatan Meri. Panjangnya sekitar 5 meter. Heru, Ketua RW 05 mengaku, ambrolnya tanggul itu akibat tergerus aliran deras Sungai Kali Sadar, Selasa (14/2) malam. Tanggul tersebut sebelumnya diketahui sempat mengalami retak. ’’Akhirnya sewaktu kena aliran air sungai yang deras kemarin malam (Selasa (14/2), Red) langsung ambrol,’’ ujarnya.
Karena khawatir ambrolnya tanggul semakin merambah ke permukiman warga, ia bersama pengurus RW lainnya sepakat melaporkan hal tersebut ke kelurahan. Agar, segera ada perbaikan dan tindak lanjut sehingga warga tak merasa ketakutan. ’’Takutnya kalau tidak segera diperbaiki merembet ke rumah warga juga. Sebab, sudah ada beberapa bagian tanggul lain juga mulai retak,’’ beber Heru.
Dikonfirmasi, Lurah Meri Gesmanto mengaku sudah menerima laporan tertulis dari RT/RW setempat mengenai kondisi tersebut. Laporan tersebut sudah diteruskan ke DPUPRPRKP Kota Mojokerto agar segera mendapat upaya perbaikan. ’’Nanti teknis lebih lanjut silakan ditanyakan ke PUPR, surat laporan sudah kami serahkan ke PUPR,’’ ungkap dia.
Dihubungi, Kabid Sumber Daya Air (SDA) DPUPRPRKP Kota Mojokerto Moh. Afif Hasan menuturkan, pihaknya sudah melakukan survei lapangan terkait laporan ambrolnya tanggul Kali Sadar di Perumahan Griya Permata Meri. Pihaknya masih meneliti penyebab ambrolnya plengsengan tersebut. ’’Masih kita survei, nanti kalau sudah diketahui penyebab pastinya akan kami sampaikan dan lakukan perbaikan,’’ tandas dia. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah