KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkab Mojokerto segera menggulirkan rotasi pejabat di tingkat eselon IIB. Lima pejabat pimpinan tinggi pratama berpeluang digeser setelah mereka mengikuti tahapan job fit.
Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko mengungkapkan, rangkaian job fit telah tuntas dilaksanakan selama dua hari oleh tim pansel. Diawali dengan tahap wawancara pada Senin (13/2), kemudian dituntaskan dengan penilaian dan merekapitulasi hasil penelusuran riwayat jabatan pada Selasa (14/2). ”Kesimpulannya akan diserahkan ke Bu Bupati (Ikfina Fahmawati, Red) selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK),” terangnya.
Teguh menyebutkan, pelaksanaan job fit digulirkan setelah pemda mendapat lampu hijau dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Terdapat lima nama pejabat setingkat kepala dinas yang menjalani rangkaian job fit. ”Yang mengikuti lima orang,” sebutnya.
Empat di antaranya merupakan pejabat yang kini merangkap jabatan sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ardi Sepdiyanto yang juga menduduki Plt kepala Dinas Pendidikan (Dispendik). Selain itu, juga terdapat nama kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bambang Eko Wahyudi yang kini juga merangkap sebagai Plt kepala Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Pejabat lainnya yang mengikuti job fit adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ludfi Ariyono yang sekaligus menjadi Plt kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2). Termasuk Nugraha Budi Sulistya yang kini menduduki kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (bakesbangpol) dan Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Mojokerto. Sedangkan satu pejabat lainnya adalah Dyan Anggrahini Sulistyowati yang menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.
Kelima pejabat eselon IIB tersebut berpeluang masuk dalam gerbong rotasi untuk ditempatkan ke kursi jabatan yang baru. ”Karena job fit ini memang untuk menilai seseorang pantas atau tidak dipindah ke jabatan yang baru,” ujar Teguh.
Meski demikian, kata dia, masing-masing masih berpotensi untuk tetap duduk di jabatan saat ini. Menurutnya, semua tergantung dari hasil penilaian tim pansel yang akan menjadi pertimbangan bupati untuk melakukan penataan personel di tubuh Pemkab Mojokerto. ”Nanti kalau hasil pansel menyatakan yang bersangkutan masih tetap di jabatan yang lama, ya nanti jabatan lama ini tetap dipertahankan,” beber dia.
Diperkirakan, perombakan jabatan akan segera digulirkan dalam waktu dekat ini. Namun, diakui Teguh, penataan melalui mekanisme rotasi masih tetap akan menyisakan lima kursi jabatan eselon IIB lowong.
Selain tersebar di tiga kursi kepala dinas dan satu kursi asisten yang kini diduduki Plt, kekosongan pejabat definitif juga terjadi pada posisi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik. Untuk memenuhinya, Pemkab Mojokerto juga berancang-ancang menggelar seleksi terbuka (selter). ”Nanti pemerintah daerah akan buka selter untuk pengisian yang kosong,” tandas Teguh. (ram/ron)
Mereka yang telah Jalani Job Fit
1. Ardi Sepdiyanto
Kepala diskominfo
Plt Kepala dispendik
2. Bambang Eko Wahyudi
Kepala bappeda
Plt Kepala BKPSDM
3. Ludfi Ariyono
Kepala DPMPTSP
Plt Kepala DP2KBP2
4. Nugraha Budi Sulistya
Kepala bakesbangpol
Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra
5. Dyan Anggrahini Sulistyowati
Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan
Editor : Fendy Hermansyah