Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tanggul Jebol Penyebab Banjir di Mojosari Mojokerto Ditambal Karung Pasir

Fendy Hermansyah • Senin, 13 Februari 2023 | 13:50 WIB
SEGERA DITANGANI: Warga beraktivitas di sekitar tanggul Sungai Sumberkembar, Dusun Tambak Agung, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, yang mengalami ambrol, kemarin. (Yulianto Adi Nugroho/JPRM)
SEGERA DITANGANI: Warga beraktivitas di sekitar tanggul Sungai Sumberkembar, Dusun Tambak Agung, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, yang mengalami ambrol, kemarin. (Yulianto Adi Nugroho/JPRM)
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Lima titik tanggul sungai di Kabupaten Mojokerto dalam proses penanganan darurat. Tanggul Sungai Sumberkembar di Dusun Tambak Agung, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, yang jebol hingga menyebabkan banjir di dua desa akan ditambal hari ini (13/2). Tanggul sepanjang 20 meter itu rencananya ditutup dengan karung pasir (sandbag) dan trucuk bambu.

Pantauan di titik tanggul jebol kemarin (12/2), debit Sungai Sumberkembar sudah turun drastis dibanding saat banjir Jumat (10/2) lalu maupun sehari setelahnya. Tanggul anak Sungai Sadar yang jebol sepanjang sekitar 20 meter di sisi timur dan sekitar lima meter di sisi barat masih menganga. Dua titik kerusakan ini terjadi bersamaan Kamis (9/2) malam.

Titik tanggul sungai yang jebol ini berada di tengah-tengah lahan pertanian Dusun Tambak Agung. Tampak tumpukan sandbag dan trucuk bambu bekas penanganan darurat jebol. Awal tahun lalu, tiga titik tanggul di lokasi tersebut memang sempat jebol dan menyebabkan banjir di beberapa desa di sekitarnya.

Penanganan kerusakan tanggul Sungai Sumberkembar yang menyebabkan banjir kali ini juga akan dilakukan secara darurat. Senin (13/2), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto dan BBWS Brantas akan turun untuk menambal kedua titik tanggul. ”Kalau yang di Sungai Sumberkembar, insyaallah besok (hari ini, Red) kita akan mulai penanganan darurat,” terang Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin, kemarin.

Perbaikan tanggul dilakukan dengan memasang sandbag dan bambu trucuk. Proses pengerjaan menggunakan alat berat. Pihak desa akan membuka jalan untuk akses masuk backhoe ke titik tanggul yang jauh dari permukiman tersebut. ”Tanggul darurat nanti memakai bambu dan dilapisi gedek, terus nanti ditumpuk karung,” imbuh Kabid Sumber Daya Air (SDA) DUPUPR Kabupaten Mojokerto Rois Arif Budiman.

Penanganan secara darutat dilakukan guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan. Jika tanggul dibiarkan melompong bukan tidak mungkin permukiman warga kembali terendam banjir. Mengingat curah hujan saat ini masih tinggi sehingga berpotensi meningkatkan aliran sungai. ”Ini yang paling efektif, semoga alat beratnya juga bisa masuk ke lokasi sehingga bica sepat,” tandasnya.

Selain di Sungai Sumberkembar, penanganan tanggul jebol juga akan dilakukan di aliran anak Sungai Sadar di Dusun Sumberwaru, Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro. Dua titik tanggul jebol dan menyebabkan banjir di area pertanian. ”Supaya tidak melebar segera kita tangani bersama BBWS,” ujarnya.

Sementara itu, perbaikan darurat telah tuntas dilakukan di aliran Sungai Tekuk, Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal. Tanggul sepanjang lima meter yang jebol Kamis (9/2) malam sudah ditambal Sabtu (11/2). ”Yang di Desa Tinggarbuntut sudah beres semua karena tidak luas juga,” terangnya.

Lima titik tanggul tersebut jebol secara bersamaan akibat hujan deras Kamis (9/20. Meningkatnya aliran sungai secara drastis ini telah menyebabkan banjir di mana-mana. Kondisi paling parah terdapat di Dusun Gembongan, Desa Jotangan, dan Dusun Balongcangak, Desa Kedunggempol, Kecamatan Mojosari. Banjir ini merupakan yang terparah dalam tujuh tahun terakhir. Total sekitar 353 rumah dan puluhan hektare sawah terendam hingga Sabtu (11/2). (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah
#tanggul jebol #tol mojokerto #kabupaten mojokerto #Majapahit #mojokerto kota #kota onde-onde #banjir mojosari #pacet mojokerto #trawas #pacet #kerajaan majapahit #wisata mojokerto #kuliner mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #tanggul sungai #soekarno #trowulan #banjir mojokerto #onde-onde