Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Median Jembatan Mertex Bypass Mojokerto Jadi Pemicu Kecelakaan

Fendy Hermansyah • Senin, 30 Januari 2023 | 19:36 WIB
TERSANGKUT: Kondisi truk yang menabrak median Jembatan Mertex di di Jalan Raya Bypass, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (28/1). (Yulianto Adi Nugroho/JPRM)
TERSANGKUT: Kondisi truk yang menabrak median Jembatan Mertex di di Jalan Raya Bypass, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (28/1). (Yulianto Adi Nugroho/JPRM)
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jembatan Mertex di Jalan Raya Bypass, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, rawan kecelakaan. Minimnya penerangan kerap mengakibatkan kendaraan dari kedua arah menabrak median jembatan yang membentang di atas Sungai Brantas tersebut.

Kecelakaan di Jembatan Mertex terjadi Sabtu (28/1) malam. Sebuah truk yang melaju dari arah Mojokerto menyasak median Jembatan Mertex, sekitar pukul 22.00. Kecelakaan tanpa korban jiwa ini diduga terjadi akibat sopir tidak mengenal medan. Sopir tidak mengetahui keberadaan median sehingga kendaraannya tersangkut.

Kejadian pengguna jalan menabrak median jembatan yang berada di jalur nasional penghubung Mojokerto-Sidoarjo itu sudah berkali-kali terjadi. Kondisi demikian salah satunya lantaran minimnya penerangan jalan. Yang paling vital yakni penerangan penanda keberadaan median jembatan. ”Di situ gelap, sehingga media jembatan jadi samar,” kata Kepala UPT P3 LLAJ Dishub Jatim Mojokerto Yoyok Kristyowahono, kemarin (29/1).

Yoyok menyatakan, keberadaan lampu penanda median sangat penting. Sebab, di jembatan tersebut penerangan jalan terbilang minim. Kondisi demikian membuat beton median kerap tak terlihat. Akibatnya, banyak kendaraan dari kedua arah yang kaget sehingga mengalami kecelakaan. ”Kalaupun tidak ditambah penerangan jalan, paling tidak ada lampu penanda median,” tandasnya.

Pihaknya meminta supaya pihak berwenang, yakni BBPJN VIII Jatim selaku pengelola jalan nasional segera melakukan tindak lanjut. Pemasangan penanda media jembatan dinilainya sudah mendesak. Penanda itu bisa berupa warning light maupun rambu mata kucing yang menyala saat tersorot lampu kendaraan. ”Yang penting di titik awal median itu ada penanda itu sehingga orang bisa tahu kalau di situ ada beton mediannya,” beber dia. (adi/ron)



Editor : Fendy Hermansyah
#jembatan mertex #dishub jatim #tol mojokerto #kabupaten mojokerto #Majapahit #rawan kecelakaan #mojokerto kota #jembatan bypass #kota onde-onde #pacet mojokerto #trawas #pacet #kerajaan majapahit #wisata mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde