Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Perumdam Maja Tirta Kota Mojokerto Ditarget Dua Tahun Lagi Sehat

Fendy Hermansyah • Sabtu, 28 Januari 2023 | 21:06 WIB
TAK JERNIH: Sunarti menunjukkan kondisi air PDAM di rumahnya yang keruh beberapa hari terakhir.
TAK JERNIH: Sunarti menunjukkan kondisi air PDAM di rumahnya yang keruh beberapa hari terakhir.
Tahun Ini Pilih Fokus Benahi Internal

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Perumdam Maja Tirta Kota Mojokerto yang tak kunjung untung, memasang target mengejutkan. Perusahaan pelat merah ini menghitung, baru bisa sehat dua tahun lagi.

’’Kondisinya sampai sekarang memang masih rugi. Jadi memang belum bisa menyumbang PAD. Tapi target saya dalam dua tahun menjabat, harus bisa sehat dan bagus,’’ ungkap Direktur Perumdam Maja Tirta Bambang Ribut Sugiartomo.

Sebagai bentuk komitmen, pembenahan secara internal terus dilakukan. Meski belum maksimal, dia mengklaim sudah mulai terjadi perubahan. ’’Jika di 2021 minus Rp 208 juta, di 2022 minusnya di bawah Rp 100 juta dari segi laba rugi,’’ tegasnya.

Pembenahan internal yang dimaksud, kata Bambang, ia bertindak tegas terhadap bawahannya yang menabrak aturan. Setidaknya tiga staf sudah diberhentikan karena dianggap melanggar kebijakan dan aturan. Mereka yang berjalan tak sesuai regulasi itu pun disingkirkan agar tak menjadi penyakit menular di perusahaan plat merah yang dipimpinnya tersebut. ’’Ada punishment, ada reward. Sudah ada tiga yang kita pecat, saat dievaluasi tidak sesua aturan yang ada. Ini menjadi komitmen PDAM, khususnya saya,’’ tegasnya.

Langkah tegas itu sebagai bentuk pembenahan manajemen agar perubahaan PDAM tak semakin terpuruk. Sehingga, dalam jangka dua tahun dia menjabat, Perumdam Maja Tirta membaik dan tak lagi merugi. Selama ini, kerugian diakibatkan biaya pengeluaran yang lebih besar dibandingkan dengan pemasukan. ’’Jadi, staf saya yang tidak bisa diajak lari dan malah nggandoli, ya saya lepas. Pembenahan dari dalam ini sebenarnya malah menjadi niatan saya sejak awal dan saya sampaikan ke dewan,’’ bebernya.

Sebelumnya, Perumdam Maja Tirta mencatat, beban piutang dari tunggakan biaya pelanggan mencapai Rp 1,8 miliar. Namun, Rp 1 miliar telah mendapat persetujuan dari dewan pengawas (dewas) untuk dilakukan penghapusan dari piutang. Sedangkan sisa piutang sebesar Rp 800 juta dilakukan penagihan secara bertahap sejak awal tahun 2022. ”Sekarang tinggal Rp 34 jutaan, tapi tetap terus kita tagih untuk meningkatkan pendapatan,” imbuhnya. (ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Mojopahit #Perumdam #pdam #kerajaan majapahit #Kota Mojokerto #mojokerto #maja tirta #soekarno #trowulan #onde-onde