Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Arus Lalu Lintas di Bumi Majapahit Mengalami Kenaikan Dua Kali Lipat

Fendy Hermansyah • Rabu, 28 Desember 2022 | 18:40 WIB
PADAT: Petugas kepolisian tengah mengatur lalu lintas di Simpang Lima Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, yang tengah padat. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)
PADAT: Petugas kepolisian tengah mengatur lalu lintas di Simpang Lima Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, yang tengah padat. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Memasuki masa libur panjang natal dan tahun baru (Nataru), arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Mojokerto mengalami kepadatan. Peningkatan lalu lalang kendaraan di jalan pun ditaksir hingga dua kali lipat.

Lalu lalang kendaraan yang keluar–masuk wilayah Kabupaten Mojokerto berangsur meningkat sejak Jumat (23/12). Tepatnya, sejak H-1 menjelang Natal hingga saat ini. Hal itu terjadi di jalan kabupaten, provinsi, maupun nasional. Peningkatan ditaksir dua kali lipat dari hari biasa. ”Hasil pantauan selama libur Natal ini, lalu lintas di wilayah (Polres) Kabupaten Mojokerto mengalami kenaikan,” ungkap Kasatlantas Polres Mojokerto AKP M Bayu Agustyan.

Menurutnya, peningkatan kendaraan di akhir pekan jadi fokus petugas selama masa Operasi Lilin Semeru 2022 ini. Sebab, di akhir pekan, mayoritas pengguna jalan menuju kawasan wisata Pacet–Trawas. Meningkatnya arus lalu lintas dapat memicu tersendatnya arus lalu lintas. ”Peningkatan lebih dominan terjadi saat akhir pekan, mulai hari Jumat sampai Minggu, dan ini terjadi di jalur wisata Pacet dan Trawas. Tapi peningkatan tersebut masih kondusif,” sebutnya.

Hingga menjelang malam pergantian tahun, kepolisian terus melakukan pengawasan lalu lintas di 14 kecamatan. Guna menerapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan jika terjadi kemacetan parah di sejumlah ruas jalan. ”Kami terus lakukan pemantauan hingga H-3 perayaan tahun baru untuk dilakukan pengaturan-pengaturan di titik tertentu yang menjadi prioritas. Kami juga siapkan skema one way (satu arah) jika terjadi kemacetan di jalur wisata,” beber Bayu.

Disinggung soal kesiapan jalur nasional di wilayah 14 kecamatan, Bayu menyebut jika jalan nasional telah siap dilalui pengguna jalan yang berlalu lintas saat penghujung tahun. Terutama, Simpang Tiga Lengkong dan Simpang Empat Trowulan yang beberapa hari lalu rampung dicor. Menurutnya, kedua titik tersebut saat ini sudah siap dilalui kendaraan dari dua arah.

”Dua titik perbaikan jalan di wilayah Trowulan itu sekarang sudah bisa dilalui dan berjalan normal. Untuk rawan macet seperti di Simpang Lima Kenanten ini kita bisa lakukan pengaturan traffic light. Dimana kami bisa mengatur ruas jalan yang padat, nanti akan kami prioritaskan untuk kelancaran lalu lintasnya,” tandas Bayu. (vad/ron)





Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #lalin wisata #Majapahit #lalu lintas mojokerto #Mojopahit #jelang nataru #jalur wisata #kerajaan majapahit #Kota Mojokerto #arus lalin #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde