PEMERINTAH Kota Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto berkomitmen segera merampungkan megaproyek peningkatan Jalan Empunala. Saat ini, ruas jalan protokol yang menjadi gerbang masuk Kota Onde-Onde ini siap untuk difungsionalkan dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas di momen tahun baru 2023.
Kabid Bina Marga Dinas PUPRPRKP Kota Mojokerto Endah Supriyani menyatakan, ruas Jalan Empunala telah siap dioperasikan secara fungsional untuk dilalui kendaraan. Mengingat, pekerjaan pengaspalan di dua lajur sepanjang kurang lebih 2 kilometer telah dirampungkan. ”Pengaspalan sudah tuntas, sehingga secara fungsi sudah bisa dibuka untuk lalu lintas jika dibutuhkan di masa libur tahun baru,” tandasnya.
Guna menunjang kelancaran dan keselamatan pengendara, di sepanjang Jalan Empunala juga mulai dilengkapi dengan sarana pendukung lalu lintas lainnya. Di antaranya dengan memasang marka jalan.
Di samping itu, Endah memastikan traffic light yang berada di tiap persimpangan ruas Jalan Empunala juga telah kembali diaktifkan. Keberadaan lampu lalu lintas tersebut tersebar di simpang empat Bypass Sekarputih, simpang tiga Randugede, simpang empat Pasar Burung Empunala, dan simpang empat Sekarsari-Jalan Gajah Mada. ”Semua traffic light sudah terpasang dan berfungsi,” tandas Endah.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres Mojokerto Kota dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto dalam rangka persiapan menyambut momen tahun baru 2023. Endah memastikan siap untuk membantu kelancaran lalu lintas apabila terjadi kepadatan kendaraan dengan membuka Jalan Empunala. ”Apabila terjadi kepadatan kendaraan, Jalan Empunala siap dibuka untuk support memecah kemacetan saat tahun baru,” paparnya.
Di sisa masa kontrak proyek yang dikerjakan PT PP Presisi Tbk ini juga akan dilakukan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) secara bertahap. Termasuk penyelesaian jalur pedestrian dan lampu taman. Melalui proyek infrastruktur dengan nilai kontrak mencapai Rp 101,4 miliar dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini juga diharapkan akan menjadi urat nadi perekonomian di Kota Mojokerto. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah