Kepala Disporapar Kota Mojokerto Novi Rahardjo mengungkapkan, dicetuskannya inovasi berbasis website dilakukan dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur (Jatim) 2023. Di mana, Kota Mojokerto ditetapkan sebagai tuan rumah bersama 3 kabupaten/kota lainnya. ”Untuk kesiapan atlet, disporapar telah memfasilitasi dengan aplikasi database dan peringkat atlet,” terangnya.
Melalui inovasi yang juga disebut Smart Athlete Rank (Sather) itu menyajikan update data untuk mengetahui poin para atlet di berbagai cabang olahraga (cabor). Utamanya setelah atlet mengikuti event di semua level. Baik di tingkat regional maupun nasional.
Novi memaparkan, grafik dari perankingan bisa diakses secara langsung melalui laman https://disporapar.mojokertokota.go.id. ”Melalui aplikasi ini bisa memberikan informasi terkait ranking atlet berprestasi untuk setiap cabang olahraga,” tandasnya.
Selain itu, database dan peringkat atlet tersebut juga digunakan sebagai acuan dalam pengiriman atlet di berbagai ajang. Hasilnya, pada tahun 2022 ini atlet Kota Mojokerto berhasil memperoleh medali melebihi ekspektasi pada event Porprov VII Jatim, POPDA XIII serta Peparpeda I Jatim. ”Segala upaya peningkatan terus kami lakukan. Termasuk dengan memberi penghargaan bagi olahragawan berprestasi,” tegas Novi.
Persiapan menjadi tuan rumah Porprov VIII Jatim 2023 juga dilakukan melalui berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Mojokerto lainnya. Yakni dengan penyiapan venue berupa pembangunan sarana dan prasarana olahraga yang telah dilakukan mulai tahun 2022 ini hingga siap saat porprov digelar nanti.
Novi berharap, perhelatan Porprov VIII 2023 bisa menjadi peluang peningkatan perekonomian di Kota Mojokerto. ”Sebagai multiplier effect yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” paparnya. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah