Kepala Dinsos P3A Kota Mojokerto Choirul Anwar memaparkan, E-Disabilitas merupakan aplikasi online yang untuk meningkatkan pelayanan terhadap penyandang disabilitas di Kota Mojokerto. Yakni dengan menekankan pada sistem pendataan, pengelolaan database, hingga tata kelola pelayanan. ”E-Disabilitas merupakan sistem pendataan berbasis online yang bisa digunakan baik oleh penyandang disabilitas sendiri, anggota keluarga, maupun siapa saja untuk mendaftar secara realtime sebagai anggota disabilitas,” tandasnya.
Selanjutnya, hasil input data disabilitas pada aplikasi E-Disabilitas akan dilakukan pengelolaan database oleh tim pengelola data. Data tersebut menjadi acuan satu data sebagai dasar penyusunan rencana program dan pelaksanaan penyelenggaraan pelayanan penyandang disabilitas di Kota Mojokerto. Baik dari unsur pemerintah, lembaga nonpemerintah, swasta dan masyarakat.
”Di dalam E-Disabilitas memuat jenis kekhususan, manfaat, termasuk minat dan bakatnya apa. Sehingga jika ada program pelatihan bordir misalnya, kami tinggal lihat data untuk mencari penyandang disabilitas yang memiliki keahlian di bidang itu,” tandasnya.
Dengan begitu, E-Disabilitas diharapkan mampu memenuhi hak-hak bagi penyandang disabilitas secara terintegrasi, terpadu, dan tepat sasaran. Menurutnya, hal itu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Wali Kota Mojokerto (Perwali) Nomor 28 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Disabilitas di Kota Mojokerto.
Aplikasi E-Disabilitas dapat dengan mudah diakses melalui smartphone melalui laman https://disabilitas.mojokertokota.go.id/. Para pengguna dapat login dan melaporkan kondisi secara rinci penyandang disabilitas.
Momentum peringatan Hari Pahlawan 2022, Dinsos P3A kembali meluncurkan aplikasi berbasis website yaitu TMP Gajah Mada. Aplikasi tersebut menjadi kado bagi keluarga para pejuang, khususnya yang mendapat penghormatan disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Gajah Mada, Kota Mojokerto. ”Aplikasi TMP Gajahmada bisa membantu anggota keluarga atau kerabat pejuang yang mencari letak makam dan profilnya,” tandas dia.
Aplikasi TMP Gajah Mada di-launching Wali Kota Ika Puspitasari bersama anggota Legiun Veteran Republik Indonesi (LVRI) dan Persatuan Isteri Veteran Indonesia (Piveri) di Pendapa Sabha Kridatama Rumah Rakyat, 18 November 2022.
Untuk menunjang aplikasi tersebut, imbuh Anwar, seluruh tempat pemakaman di TMP Gajah Mada telah diberi tanda berupa kode nomor. ”Jadi, anggota keluarga atau peziarah tinggal klik saja, nanti di aplikasi akan muncul blok berapa nomor berapa makam yang dicari,” pungkas Anwar. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah