JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – BPBD Kabupaten Mojokerto masih melakukan penghitungan untuk menyalurkan bantuan akibat akibat angin kencang yang menerjang dua desa di Kecamatan Jetis, Rabu (30/11) sore. Total sebanyak 34 bangunan rumah dan pertokoan di Desa Canggu dan Desa Penompo tercatat mengalami kerusakan.
Peristiwa angin kencang di Desa Canggu terjadi saat hujan lebat sekitar pukul 15.00. Empasan angin seketika menyapu atap bangunan. Seorang warga di Dusun Pelabuhan harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka setelah tertimpa atap berupa asbes.
Petugas kepolisian yang turun ke lokasi mencatat, sebanyak 11 bangunan di Desa Canggu rusak. Atap bangunan berupa genteng dan asbes runtuh disapu angin kencang. Rinciannya satu bangunan pertokoan di Dusun Kedungsumur, tujuh rumah di Dusun Pelabuhan, satu rumah di Dusun Singopadu, dan dua rumah di Dusun Sonosari. ”Semua kerusakan terkategori ringan berupa atap genteng dan asbes berjatuhan,” kata Kapolsek Jetis AKP Sumaryanto, kemarin (1/12).
Selain di Desa Canggu, angin kencang juga menerjang 23 rumah di Dusun Sukorame, Desa Penompo. Puluhan atap tempat tinggal itu runtuh akibat sapuan angin yang terjadi saat hujan deras sekitar pukul 14.30. ”Semuanya rusak ringan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat menyatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak angin kencang serta menyerahkan bantuan darurat berupa terpal. ”Sudah kami serahkan langsung kemarin,” ujarnya. Terpal tersebut diperlukan untuk menanggulangi rumah yang bocor imbas diterjang angin kencang.
Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan akibat angin kencang kepada warga yang terdampak. Bentuk bantuan dan jumah calon penerima saat ini masih dalam proses penghitungan di bidang rehabilitasi rekonstruksi (RR). ”Jenis bantuannya macam-macam. Bisa berupa uang atau barang,” jelasnya. Djoko memastikan, kejadian angin kencang hingga menimbulkan kerusakan hanya terjadi di dua desa di Kecamatan Jetis.
Seperti diberitakan sebelumnya, empat bangunan rumah dan pertokoan di Desa Canggu, Kecamatan Jetis, rusak setelah disapu angin kencang, Rabu (30/11) sore. Kerusakan terjadi pada bagian atap dan rangka bangunan. Angin juga menumbangkan tiang telepon dan pohon hingga menimpa rumah.
Potensi angin kencang di wilayah Kecamatan Jetis memang cukup tinggi. Selama tahun 2021 silam tercatat lima kali peristiwa angin kencang. Kejadian itu mengakibatkan 62 bangunan rusak serta dua warga terluka. Di awal tahun ini, tercatat tujuh rumah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo dan sekolah di Desa Sidorejo rusak disapu angin. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah