Secara geografis, Kelurahan Kauman terletak di jantung Kota Mojokerto dengan jumlah penduduk 3.109 jiwa atau 1.076 Kepala Keluarga (KK). Dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi, maka aparatur sipil negara (ASN) di Kelurahan Kauman harus siap melayani setiap saat sebagai abdi masyarakat. ”Karena peran ASN sangat diperlukan setiap saat. Baik pada jam kerja kantor atau pun di luar jam dinas,” terang Lurah Kauman Bagiyo Utomo.
Sehingga, Kelurahan Kauman mendeklarasikan program 24 jam pelayanan online. Terobosan bidang pelayanan ini disiapkan khusus untuk melayani segala bentuk pengaduan hingga laporan warga di luar jam kantor maupun hari efektif dinas. ”Jadi, yang kami respons di luar jam kerja, karena kalau jam kantor kan sudah rutinitas sehari-hari,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaannya, 24 JKO diterapkan dengan membuat WhtasApp (WA) grup di masing-masing RT/RW. Di samping itu, juga dibentuk grup dari anggota kader motivator yang masing-masing di bawah pantauan Kelurahan Kauman.
Tak hanya itu, Kelurahan Kauman juga menyiapkan saluran siaga dengan tiga nomor telepon seluler yang bisa dihubungi 24 jam nonstop. Bahkan, salah satunya adalah nomor dari Lurah Bagiyo sendiri. ”Karena kami sudah berkomitmen melayani masyarakat, kapan pun saya akan datang langsung jika dibutuhkan,” terang pria yang berdomisili di Kemlagi, Kabupaten Mojokerto ini.
Selain Lurah Kauman, nomor pribadi Sekretaris Kelurahan dan Kasi Kesejahteraan Kelurahan (Kesra) Kelurahan Kauman juga dijadikan narahubung untuk menampung berbagai laporan warga. Terutama yang bersifat urgent maupun kejadian yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.
Tak sekadar menyediakan hotline, Kelurahan Kauman juga berupaya cepat tanggap menindaklanjuti aduan maupun laporan masyarakat. ”ASN merupakan motor penggerak dalam segala bidang kegiatan konsolidasi dengan stekholder serta OPD terkait, sehingga kehadiran kami bisa sebagai jembatan masyarakat,” tandas dia.
Sejauh ini, Bagiyo sudah beberapa kali merespons langsung laporan masyarakat yang ditujukan dirinya. Baik terkait musibah akibat faktor alam, pelayanan publik, maupun permasalahan yang dialami warga. ”Untuk penanganan, kami selalu mengutamakan bersama tiga pilar. Selain dari kelurahan, juga dari babinsa dan bhabinkamtibmas,” imbuhnya.
Penguatan kelembagaan dalam pelayanan masyarakat bersama unsur kepolisian dan TNI di Kelurahan Kauman juga dilakukan dengan RSS atau Ramah Sapa Senyum. Bagiyo menyebut, budaya tersebut sebagai perwujudan kedekatan aparatur dengan warga. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah