Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Delapan Proyek Terancam Molor

Fendy Hermansyah • Kamis, 8 September 2022 | 14:27 WIB
PENAMBAHAN: SMPN 2 Kemlagi kembali mendapat anggaran pembangunan ruang kelas baru pasca dibangun tahun lalu.
PENAMBAHAN: SMPN 2 Kemlagi kembali mendapat anggaran pembangunan ruang kelas baru pasca dibangun tahun lalu.
Lelang Tuntas, Tinggal Tanda Tangan Kontrak

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pengerjaan proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Unit Sekolah Baru (USB) di lingkungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten senilai Rp 8 miliar terancam molor. Meski sudah memiliki pemenang lelang proyek, sampai kini pengerjaan belum bisa digelar lantaran teken kontrak proyek belum dilakukan.

Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Adi Mahendarto mengatakan, delapan proyek gedung sekolah bersumber dana APBD 2022. Hingga kini, progresnya masih dalam tahap persiapan tanda tangan kontrak. ’’Diperkirakan dalam pekan ini tanda tangan kontrak setelah itu sudah bisa realisasi, kemungkinan minggu depan,’’ ungkapnya.

Realisasi pembangunan gedung sekolah RKB dan USB, lanjut Adi, dirancang bisa terlaksana awal bulan ini. Nyatanya, pengerjaan proyek belum dilakukan akibat lambatnya proses lelang di ULP (Unit Pelayanan Pengadaan).

Selain itu, progres perhitungan pengadaan barang dan penyesuaian aturan terbaru juga turut menjadi faktor molornya pengerjaan sejumlah proyek ini. ’’Lama prosesnya, karena banyak item untuk rehabilitasi gedung sekolah. Selain itu, kita juga perlu penyesuaian aturan terbaru,’’ ucap Adi.

Adi merinci, persiapan rehabilitasi gedung sekolah ini telah dimulai sejak Mei lalu. Berkas pengadaan barang diunggah 13-18 Juli. Tahap review II dan baru di-upload pada 19 Juli. Pengumuman pemenang lelang pada 19 Agustus. ’’Kalau realisasi September pertengahan, dengan pengerjaan maksimal selama 100 hari sehingga diperkirakan harus bisa selesai pertengahan Desember,’’ terangnya.

Delapan proyek rehabilitasi gedung sekolah tahun ini meliputi pembangunan RKB di SMPN 2 Kutorejo, SMPN 1 Mojoanyar dan SMPN 2 Dlanggu dengan nilai pagu masing-masing Rp 387,5 juta. Sedangkan, pembangunan RKB di SMPN 2 Kemlagi menelan anggaran paling besar. Yakni Rp 1,2 miliar.

Selain itu, dua TK juga mendapatkan proyek USB di wilayah Kecamatan Dawarblandong dan Mojosari. Keduanya digerojok anggaran masing-masing Rp 923,9 juta. Serta rehabilitasi gedung dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) di SDN Mojowatesrejo, Kecamatan Kemlagi dan SD Claket, Kecamatan Pacet. ’’Nilai pagunya masing-masing Rp 732,4 juta,’’ imbuh Adi. (oce/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#proyek sekolah #proyek kabupaten #proyek kelas baru #proyek molor