Humas Yayasan Permata Mojokerto Chusnul Chotimah mengatakan, lembaga SDIT dan SMPIT Permata menjadi peserta sepeda hias dalam karnaval peringatan HUT ke-77 RI Kota Mojokerto. Total peserta yang ikut dalam satu lembaga ada 15 orang. ’’SDIT dan SMPIT menjadi salah satu tim sepeda hias yang berpartisipasi dalam karnaval tahun ini,’’ ujarnya.
Sebelum berangkat, tim SDIT maupun SMPIT Permata Kota Mojokerto menyanyikan yel-yel semangat terlebih dahulu.
Chusnul mengatakan, tema yang diangkat dalam parade sepeda hias oleh SDIT dan SMPIT Permata memiliki konsep berbeda. Untuk SDIT Permata, konsep yang diusung yakni menampilkan generasi cinta Alquran yang membangkitkan sejarah Majapahit. Sedangkan untuk SMPIT Permata, yakni dengan menampilkan konsep Gatotkaca.
’’Filosofinya, gatotkaca sebagai sosok yang terkenal dengan julukan otot kawat tulang besi. Sekaligus menampilkan gatot kaca yag mampu terbang di angkasa tanpa menggunakan sayap. Ini dengan harapan, ketika kita kuat banyak kebaikan yang bisa dilakukan,’’ terangnya.
Masih kata Chusnul, tentunya tema yang diangkat tetap mengandung kombinasi budaya. Yakni gabungan dari sejarah zaman dulu dan dipadupadankan dengan situasi saat ini. ’’Kita kombinasikan sebagai kearifan lokal. Yang penting itu tidak lepas dari budaya berkebhinekaan global sebagai perwujudan perayaan kemerdekaan tahun ini,’’ pungkasnya.
Titik start pelaksanaan karnaval itu dimulai dari Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Mojokerto, kemudian melewati Jalan Tri Buana Tungga Dewi, Jalan Brawijaya, dan berakhir di depan Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Jalan Hayam Wuruk. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah