Kepala SMP Islam Terpadu Permata Mojokerto Agustin Wahyuningtyas mengungkapkan, pelaksananaan MPLS bertujuan untuk mengenalkan profil sekolah dan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru. Melalui tema kegiatan MPLS tahun 2022 ini, siswa diharapkan dapat mewujudkan karakter pemimpin dan pelajar pancasila. ”Penanaman karakter seorang pemimpin dapat mencerminkan karakter pelajar pancasila yang kuat,” tandasnya.
Dia menjelaskan, MPLS diawali dengan dengan upacara pembukaan yang diikuti seluruh siswa, Senin (18/7). Profil sekolah menjadi materi perdana yang disampaikan dengan muatan tentang identitas sekolah, visi-misi sekolah, hingga pengenalan program sekolah. ”Kami juga berikan materi tentang budaya sekolah mulai dari peraturan hingga cara berpakaian ala siswa-siswi SMPIT Permata Mojokerto,” terang ustazah Agustin.
Di hari berikutnya, siswa ditanamkan pembiasaan salat duha dan zikir pagi. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan disiplin dan berkarakter kuat dengan kegiatan PBB bersama TNI serta menanamkan karakter pancasila dengan materi P5.
Tak berhenti di situ, BNN Kota Mojokerto juga membekali siswa untuk menjaga diri agar menjadi pelajar yang sehat bebas narkoba. Ustaz dan ustazah juga memandampingi peserta didik membaca kitab suci melalui kegiatan Qura’nic Day. ”Kami inginkan agar siswa-siswi SMPIT Permata selalu dekat dengan Alquran,” tandas dia.
Peserta didik berolahraga sekaligus menyapa warga sekitar sekolah dengan kegiatan jalan sehat. OSIS dan Duta Sparta juga dikenalkan yang dikemas dengan sistem pameran. ”Di penghujung kegiatan MPLS, anak-anak tentang materi kepramukaan dan dilanjutkan dengan kegiatan jelajah dan berbagi di lingkungan sekitar sekolah,” pungkas uztazah Agustin. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah