Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Seruduk Truk, Bidan Puskesmas Tewas di Jalan Raya Jatirejo, Mojokerto

Fendy Hermansyah • Kamis, 4 Agustus 2022 | 14:25 WIB
NAHAS: Warga tengah menunjukkan serpihan helm dan bagian motor korban yang ringsek parah akibat menyeruduk bak truk yang tengah parkir.
NAHAS: Warga tengah menunjukkan serpihan helm dan bagian motor korban yang ringsek parah akibat menyeruduk bak truk yang tengah parkir.
Diduga Mengantuk saat Pulang Kerja

JATIREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa/Kecamatan Jatirejo sekitar pukul 14.00, kemarin. Seorang bidan Puskesmas Jatirejo tewas usai menyeruduk bak truk yang tengah parkir di bahu jalan. Disinyalir, saat perjalanan perjalanan pulang itu korban berkendara dalam kondisi mengantuk.

Korban adalah Supiyah, warga Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo. Insiden nahas yang menimpa salah seorang bidan Puskesmas Jatirejo itu bermula saat korban melaju dari arah utara mengndarai motor Honda Supra 125 warna hitam bernopol L 5724 ZL dan melintas di Simpang Empat Sumengko.

Sesampai di depan SDN Jatirejo 1, petaka bermula. Korban yang saat itu melaju dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba hilang kendali hingga oleng ke kiri. Saat itu truk engkel bernopol S 8594 WC yang dikemudikan Risky Jagad Triono, warga Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan parkir di bahu jalan. Alhasil, kecelakaan pun tak terelakkan. ”Saya tahunya dengar suara (benturan) keras. Waktu saya salat zuhur itu sempat kaget. Selesai, langsung saya cek ke jalan. Ternyata, (korban) sudah tergeletak,” terang Tohir, 74, warga setempat.

Korban menghantam bagian belakang bak truk sisi kiri. Kerasnya suara benturan antara kedua kendaraan mengejutkan warga setempat. ”Truknya memang sudah parkir dipinggir jalan. Ditinggal sopirnya beli minum di warung,” sebutnya.

Kerasnya benturan antara kedua kendaraan mengakibatkan korban mengalami luka serius dibagian kepala hingga tewas seketika. Tak pelak, bagian depan motor korban ringsek parah. ”Kaca helmnya pecah. Waktu saya ke sini helmnya sudah lepas,” ucapnya. Diduga, kecelakaan maut itu dipicu korban yang berkendara dalam kondisi mengantuk. ”Mungkin ngantuk atau bagaimana ya. Tadi ada yang bilang kalau bu bidan ini sedang perjalanan pulang,” tandasnya.

Warga yang mendapati kecelakaan maut itu lantas menghubungi kepolisian. Oleh petugas, jasad korban dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk divisum. Terpisah, Kasatlantas Polres Mojokerto AKP M Bayu Agustyan membenarkan adanya insiden tersebut.

Pihaknya telah menerjunkan personel Unit Laka untuk menindak lanjuti kecelakaan lalu lintas itu. ”Petugas sudah ke lokasi. Saat ini kedua kendaraan sudah kami amankan. Termasuk sopir truk untuk kami mintai keterangan,” terangnya. (vad/ron)




Editor : Fendy Hermansyah
#laka tewas mojokerto #kabupaten mojokerto #Majapahit #Sekolah Soekarno Kecil #laka mojokerto #kota onde-onde #citayam fashion week #Mojopahit #citayam #trawas #pacet #sekolah ongko loro #masa kecil soekarno #Soekarno di Mojokerto #wisata mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #laka bidan tewas #trowulan #onde-onde