KOMISI IX DPR RI bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto terus mendorong peningkatan kepesertaan bukan penerima upah (BPU). Ditargetkan, dari total 299 desa di Kabupaten Mojokerto akan terjangkau program jaminan sosial ketenagakerjaan kategori kepesertaan mandiri.
Itu ditegaskan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto Zulkarnain Mahading usai memberikan sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan bersama Anggota Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini di Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Minggu, (31/7). Pada kesempatan itu, sebanyak 200 warga pekerja BPU didaftarkan menjadi peserta mandiri BPJS Ketenagakerjaan.
”Karena ini bagian dari tugas negara, maka saya berterimakasih pada Komisi IX DPR RI yang hadir bersama kita untuk fokus mengejar pekerja BPU,” terangnya, kemarin (31/1).
Zulkarnain menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto berupaya untuk terus melakukan perluasan cakupan kepesertaan BPU. Bahkan, pihaknya memasang target untuk menjangkau 299 desa se-Kabupaten Mojokerto untuk mendapat sosialisasi tentang berbagai manafaat jaminan sosial ketenagakerjaan.
Bahkan, masing-masing desa dipatok minimal 100 warga pekerja yang mengikuti kepesertaan BPU. ”Sudah ada 105 desa yang sudah kami kunjungi. Yang belum ini kami akan terus turun agar semua setiap desa mninimal 100 pekerja yang terlindungi,” tandasnya.
Gayung bersambut, Anggota Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini menambahkan, sebagai mitra BPJS Ketenagakerjaan, wakil rakyat akan ikut turun langsung untuk membantu mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar mengetahui tentang program sekaligus manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan. ”Dan setelah saya jelaskan, sambutan dari masyarakat Desa Pohjejer sangat senang. Karena selain bayarnya murah, manfaatnya juga banyak,” imbuhnya.
Dijelaskannya, pekerja BPU hanya cukup membayar iuran Rp 16.800 per bulan untuk mendapatkan dua program sekaligus. Masing-masing Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Sebagai stimulus, Komisi IX DPR RI dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kemudahan dengan menanggung iuran 200 warga yang mendaftar sebagai perserta PBU selama tiga bulan pertama.
”Karena sangat besar manfaatnya bagi masyarakat, maka tiga bulan ini kami beri bantuan Rp 52 ribu. Harapannya, masyarakat pekerja mau melanjutkan menjadi peserta mandiri,” pungkasnya. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah