KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Tiga proyek fisik telah digulirkan bersamaan di area Alun-Alun Kota Mojokerto. Pekerjaan yang ditarget rampung sebelum akhir tahun ini menelan total anggaran Rp 13,6 miliar.
Alokasi anggaran terbesar diplot pada proyek Skywalk Mojopahit. Proyek yang digadang-gadang menjadi sentra kuliner ini telah berkontrak dengan nilai Rp 7,9 miliar. ’’Skywalk saat ini sudah berkontrak dan mulai tahap persiapan pelaksanaan,’’ terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto Mashudi, kemarin.
Menurutnya, desain proyek yang semula direncanakan dibangun di Jalan Mojopahit utara tahun 2021 lalu itu tidak mengalami perubahan signifikan. Hanya saja, ada sejumlah penyesuaian dengan titik lokasi pembangunan yang kini akan didirikan tepat di sisi selatan Alun-Alun Kota Mojokerto. "Konsepnya tetap sama, cuma karena volumenya saja ada perubahan lebih luas karena menyesuaikan lokasi,’’ tandasnya.
Mashudi menyebut, Skywalk Mojopahit dibangun di atas permukaan jalan dengan menggunakan konstruksi baja. Proyek tersebut rencananya difungsikan sebagai sentra kuliner ala rooftop. Dia menyebut, waktu pengerjaan ditarget tuntas paling lama hingga Desember mendatang. ’’Jangka waktu pengerjaannya sekitar empat bulan. Yang butuh waktu agak lama fondasinya, kalau strukturnya nanti lebih cepat,’’ imbuhnya.
Sementara itu, mulai bulan ini juga digulirkan proyek lanjutan tugu Alun-Alun Kota. Proyek yang tahun lalu sempat putus kontrak ini kembali dianggarkan dengan nilai kontrak mencapai Rp 2,7 miliar dari APBD 2022.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto Bambang Mujiono menyatakan, paket proyek lanjutan tersebut menyentuh bagian tugu dan kolam. Dia mengatakan, saat ini tahap pekerjaan fisik sudah mulai dilaksanakan setelah berkontrak 12 Juli lalu. ’’Kontraknya 160 hari (kalender),’’ sambungnya.
Bambang memaparkan, tugu alun-alun yang telah dirobohkan 2021 lalu akan dibangun ulang dengan desain bercorak khas Majapahitan. Di samping itu, konstruksi juga dibangun dengan unsur kemerdekaan.
Di antaranya tinggi tugu yang bakal didirikan hingga ketinggan 45 meter sebagai simbol tahun kemerdekaan RI 1945. Selanjutnya kolam juga dibentuk dengan mengangkat unsur Surya Majapahit yang memiliki 8 sudut yang melambangkan bulan Agustus. ’’Jadi masih tetap sama. Karena dokumennya juga masih mengacu dengan yang sebelumnya,’’ sebutnya.
Sedangkan satu proyek lainnya yang juga dilaksanakan bersamaan bulan ini adalah rehabilitasi trotoar alu -alun. Jalur pedestrian yang mengelilingi alun-alun bakal dirombak total. Proyek ini juga telah mulai pelaksanaan dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,9 miliar.
Terpisah, Kabid Bina Marga DPUPR Kota Mojokerto Endah Supriyani menuturkan, proyek rehabilitasi trotoar ditarget rampung dengan waktu pekerjaan 120 hari kalender terhitung sejak 14 Juli. Selain merombak trotoar, proyek tersebut juga menyentuh pekerjaan saluran. ’’Jadi,pekerjaan kami targetkan selesai sampai 10 November nanti,’’ imbuhnya. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah