Lorek atau akronim dari loedroek arek telah menjadi ikon dari SDN Gedongan 2. Selain masuk dalam program unggulan pada kegiatan ekstrakurikuler (ekskul), sekolah juga memiliki grup ludruk Widya Budaya yang beranggotakan siswa SDN Gedongan 2. ”Ini sebagai bentuk uri-uri budaya dan kesenian di sekolah. Sehingga siswa baru juga kita kenalkan dan tunjukkan tempat dan kegiatan ludruk yang dilakukan oleh kakak kelasnya,” ujar Kepala SDN Gedongan 2 Setyowati.
Dia mengungkapkan, Lorek menjadi wadah untuk mengembangkan bakat bagi peserta didik. Selain itu, melalui pementasan ludruk arek juga menjadi media untuk menyampaikan pesan tentang pembiasaan budaya lingkungan hidup di sekolah. ”Kami ingin sejak anak-anak masuk sekolah ini sudah ditanamkan cinta lingkungan dengan pembiasaan merawat lingkungan melalui pembiasaan,” kata dia.
Menurutnya, upaya itu demi menunjang visi SDN Gedongan 2, yakni Mewujudkan Siswa Yang Beriman Bertakwa Unggul Berprestasi Berkarakter dan Berbudaya Lingkungan Hidup. Sehingga, seluruh siswa baru diajak untuk beradaptasi dengan melihat lingkungan sekaligus memanfaatkan berbagai fasilitas sekolah selama MPLS.
Sedangkan, untuk menunjang peningkatan iman, takwa, serta akhlak mulia, di SDN Gedongan 2 juga menerapkan membaca doa bersama dan surat pendek sebelum pembelajaran dimulai. Selain itu, kegiatan salat Dhuha juga diadakan secara bergantian sesuai jadwal pelajaran agama.
SDN Gedongan 2 juga sangat peduli terhadap gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (GPBLHS). Terlebih, ungkap Setyowati, sekolah yang dipimpinnya juga telah menjalani verifikasi lapangan untuk penilaian di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, penanaman jiwa berkebhinekaan global, gotong-royong, mandiri, bernalar kritis serta kreatif diwujudkan dengan berbagai kegiatan ekskul dan pembiasaan. Antara lain melalui program sekolah Jumat Cantik yang terdiri dari berbagai kegiatan yang menunjang kesehatan jasmani dan rohani. ”Kami selalu menanamkan pada para siswa agar selalu melestarikan kebudayaan. Karena kebudayaan daerah merupakan kebudayaan nasional yang harus benar-benar dijaga,” tutur dia.
Setyowati menambahkan, dengan diimplementasikannya Profil Pelajar Pancasila, diharapkan para siswa SDN Gedongan 2 mampu menjadi generasi emas yang memiliki jiwa empati terhadap budaya dan kemajuan bangsa. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah