Kepala SMPN 2 Mojonyar Titik Kusmiati Mahargiyani menjelaskan, meski berada di daerah pinggiran, namun keberadaan SMPN 2 Mojoanyar tidak pernah sepi dari prestasi. Beberapa inovasi dan kreativitas berhasil dipersembahkan siswa dan guru buat SMP yang terletak di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar tersebut.
Terbaru, siswa sekolah ini meraih juara 3 lomba protokol kesehatan. ’’Kami bangga dengan para guru dan siswa SMPN 2 Mojokerto yang dari tahun ke tahun terus mempersembahkan prestasi. Hal ini tidak lepas dari kerja keras yang terus dibangun antara guru, siswa dan karyawan serta komite sekolah,’’ ujarnya.
Titik menegaskan, sederet program akan dikembangkan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan sesuai moto Bersih, Indah, Sehat dan Aman atau Sekolah Bisa. Hal ini tidak terlepas dari kondisi geografis sekolah yang berdekatan langsung dengan kawasan industri. Sekolah ini juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Sidoarjo dan Kota Mojokerto.
Tak heran, animo masyarakat mendaftar PPDB dalam setiap tahun selalu ada peningkatan bahkan jumlah pendaftar selalu melebihi pagu yang telah di tentukan. ’’Animo masyarakat sangat luar biasa hal ini terbukti dengan banyaknya pendaftar PPDB dari tahun ke tahun selalu ada peningkatan,’’ katanya.
Titik menambahkan, karena merupakan daerah pingiran dan perbatasan, SMPN 2 Mojoanyar mempunyai kebijakan untuk menjadi unggul menang dalam persaingan membidik bidang nonakademik atau ekstrkuliker. Seperti drumband, pasukan pengibar bendera, pramuka dan olah raga.
Sejak tiga tahun terakhir, rekam jejak SMPN 2 Mojoanyar diperhitungkan dengan sekolah di sekitar Kabupaten dan Kota Mojokerto serta Sidoarjo. ’’Kami mengapresiasi semua prestasi sebagai motivasi kepada semua pihak untuk terus memberikan yang terbaik,’’ ujarnya.
Ke depan, ada beberapa program yang akan diterapkan. Antara lain membuat seragam yang keren dan berciri khas kearifan local agar bisa mengejar prestasi serta membuat dokumentasi dan publikasi yang menarik. Agar bisa bersaing dengan banyak sekolah lainnya, harus ada suatu ciri khas positif yang diunggulkan. Ciri khas yang bisa menjadi identitas membanggakan.
’’Ciri khas tersebut bisa berupa metode pembelajaran khusus atau sejumlah prestasi di berbagai bidang. Mendorong prestasi ekstrakurikuler bisa menjadi salah satu cara membentuk suatu ciri khas positif. Program lain yakni berhasil menciptakan alumni yang bernilai adalah cara membangun brand yang kuat untuk sekolah. Masyarakat lebih terpukau pada institusi pendidikan yang alumninya terkenal dengan berbagai kapasitas, prestasi dan pencapaiannya.
’’Satu-satunya cara untuk bisa mencapai hal tersebut adalah dengan menghadirkan pendidikan berkualitas. Pihak sekolah harus bisa mendidik dengan baik sehingga peserta didiknya tumbuh menjadi orang-orang yang memiliki value,’’ pungkasnya. (bas/ron)
Editor : Fendy Hermansyah