KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Maraknya aksi pencurian grill pohon atau besi pengaman tanaman di jalur pedestrial di Kota Mojokerto, akhirnya mulai terungkap. Kamis (21/7) pagi, dua pelaku berhasil dibekuk Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Barang bukti berupa lempengan besi grill pohon dan sajam diamankan.
Informasi yang dihimpun, kedua pelaku ditangkap saat hendak mengangkut grill pohon di Jalan Pahlawan. Pria berinisial S dan I, warga Lingkungan Balong Cangkring, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, itu beraksi dengan membawa senjata tajam (sajam).
Diketahui, keduanya berkasi dengan membawa sebilah sabit hingga celurit. Alat itu diduga dipakai untuk untuk berjaga-jaga dan menakut-nakuti warga. Hingga kemarin (21/7) petang, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh kepolisian.
Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rizki Santoso membenarkan pengungkapan kasus pencurian grill pohon tersebut. Menurutnya, penangkapan berlangsung sekitar 02.30 oleh unit buser yang dipimpin Aiptu Toni. ’’Saat itu tim sedang patroli dan mengamankan pelaku saat sedang beraksi mengambil besi penutup pedesterian di sepanjang Jalan Pahlawan,’’ terangnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, tadi malam.
Rizki menyebut, kerugian akibat aksi pencurian itu ditaksir mencapai Rp 100 juta. Kedua pelaku telah diamankan dan perkaranya ditangani oleh Kanit II Upda Muklisin. Kini, pihaknya tengah melakukan pengembangan terkait kejadian serupa. Sebab, masih banyak titik grill pohon maupun grill cover (penutup saluran air) di Kota Mojokerto yang dilaporkan hilang. ’’Sedang kita kembangkan,’’ tandasnya.
Sementara itu, pihak pemkot mengaku telah mengetahui terungkapnya kasus pencurian grill pohon di Jalan Pahlawan tersebut. Kabid Bina Marga DPUPRPRKP Kota Mojokerto Endah Supriyani menyebut, berdasarkan penghitungan yang dilakukan, total terdapat 42 buah grill pohon yang amblas diduga dicuri. ’’Semuanya di sisi barat jalan. kalau yang timur tidak ada,’’ ujarnya.
Selain di Jalan Pahlawan, lanjutnya, kasus pencurian fasum milik pemkot itu juga marak di beberapa lokasi. Antara lain, besi penutup got di Jalan Empunala, Jalan Gajah Mada, kawasan alun-alun, Jalan Hos Cokroaminoto, kawasan Lingkungan Ketidur hingga Pekayon. Aksi pencurian itu marak sejak tahun lalu. ’’Kita belum dapat info apakah pelakunya sama. Mungkin masih diselidiki pihak polresta,’’ katanya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah