Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.10. Kepulan asap tiba-tiba muncul di bagian belakang rumah milik Anang Dwi. Hingga, warga mendapati kobaran api melalap bagunan semi permanen tersebut.
Mendapati peristiwa itu, warga tak tinggal diam. Warga bergotong royong berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Lantas melaporkan insiden tersebut ke perangkat desa untuk diteruskan ke pemadam kebakaran.
"Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Ditinggal pemiliknya keluar sebentar," terang Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat.
Beberapa saat kemudian, petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. Namun, api kian berkobar lantaran bangunan semi permanen dari bahan kayu dan anyaman bambu. Hingga, petugas menerjunkan empat unit damkar untuk memadamkan kebakaran.
Beruntung, api bisa dilokalisir oleh petugas. Sehingga, tidak merembet bagian bangunan lainnya. "Yang terbakar bagian dapur. Sekitar separo bagian dari rumah berukuran 10m x 6m. Dan, tidak ada korban jiwa," ungkap Djoko.
Api dinyatakan padam sekitar pukul 22.00 usai satu jam lamanya petugas berjibaku melakukan pembahasan. Penyebab kebakaran dan kerugian material tengah didalami petugas gabungan. (vad/fen) Editor : Fendy Hermansyah