Kepala SMPN 2 Kota Mojokerto Mulib mengatakan, pelepasan balon merupakan simbol dari cita-cita peserta didik yang disematkan setinggi langit. ”Kami di SMPN 2 Mojokerto juga akan selalu siap untuk mendampingi anak-anak dalam mewujudan cita-citanya,” terangnya.
Mulib mengatakan, hal itu selaras dengan kegiatan MPLS di SMPN 2 Kota Mojokerto yang mengangkat tema Bersama Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2022, sekolah yang terletak di Jalan A. Yani Nomor 15 ini telah menerima 256 siswa baru.
Seluruh peserta didik kelas VII itu secara simbolis juga telah diserahkan sepenuhnya oleh perwakilan orang tua kepada SMPN 2 utuk dididik dan menimba ilmu. Dengan terjalinnya sinergitas tersebut, Mulib berharap bisa tetap menghidupkan tri pusat pendidikan. ”Karena kolaborasi antara pendidikan keluarga, pendidikan sekolah, dan pendidikan lingkungan harus tetap berjalan sesuai fungsi masing-masing,” tandasnya.
Di hari pertama MPLS kemarin, siswa baru langsung dibekali dengan wawasan wiyata mandala. Mereka dikenalkan dengan tenaga pendidik, lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, hingga fasilitas sekolah. Tak hanya itu, siswa juga ditanamkan pendidikan karakter dan tata krama. ”Siswa juga kami ajak ke ruang perpusatakaan hingga laboratorium IT,” ulas Ketua MKKS SMP Negeri Kota Mojokerto ini.
Di hari kedua MPLS, Selasa (19/7), SMPN 2 menggulirkan kegiatan pengenalan budaya lokal. Pihaknya menghadirkan sejarawan untuk menapaktilasi sejarah dan mengenalkan sosok Soekarno kepada peserta didik baru. Karena, sekolah ini merupakan lembaga pendidikan yang pernah menjadi tempat mengenyam pendidikan sang Proklamator Kemerdekaan RI sewaktu masih bernama Europesche Lagere School (ELS). ”Semoga semangat Soekarno ketika belajar di sini (ELS) dulu bisa memberi inspirasi bagi anak-anak SMPN 2,” tandas Mulib.
Sementara, di hari terakhir MPLS, Rabu (20/7), peserta didik SMPN 2 diberi kesempatan untuk unjuk gigi mewakili program ekstrakurikuler di bidang olahraga hingga kesenian. Sebagai pemungkas, rangkaian kegiatan akan diakhiri dengan tampilan apresiasi seni siswa baik dari kelas VII hingga kelas IX. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah