Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ada Fasilitas Skuter bagi Jamaah Haji untuk Tawaf di Masjidil Haram

Fendy Hermansyah • Jumat, 15 Juli 2022 | 11:36 WIB
KENDARAAN BANTU: Jamaah tampak menjajal fasilitas skuter di area Masjidil Haram.
KENDARAAN BANTU: Jamaah tampak menjajal fasilitas skuter di area Masjidil Haram.
TAWAF tak hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki, tetapi juga menggunakan kursi roda, bahkan kini juga tersedia skuter listrik. Jamaah dapat memanfaatkan semua fasilitas itu demi memperlancar proses ibadah.

Ketua KBIHU Annamiroh Hj Jauharoh Said melaporkan, jamaah haji dari seluruh dunia semakin memperoleh kemudahan untuk melakukan tawaf mengeliling Ka’bah di Masjdil Haram. Salah satunya menggunakan skuter listrik yang disediakan di lantai 3.

Fasilitas ini langsung terlihat begitu jamaah telah tiba di lantai 3. Tak jauh dari tangga pertemuan lantai 2 ke 3, terdapat sejumlah skuter yang terparkir di sisi kiri seberang dinding yang dekat dengan Ka’bah. ’’Skuter matic tempat duduknya di bagian belakang. Berukuran selebar bangku untuk dua orang lengkap dengan sandaran punggung,’’ ujarnya.

Daya skuter dipasok dari listrik. Saat daya habis, ada alat dengan sambungan kabel untuk mengisi dayanya kembali. Menurut petugas, skuter ini diproduksi di Korea. ’’Jumlah skuter yang tersedia cukup banyak, lebih dari 500 buah. Ada beberapa gudang untuk menyimpannya di lantai 3 Masjidil Haram,’’ ujarnya.

Jamaah haji asal kloter 34 embarkasi Surabaya, Suyun Sunarso mengatakan, skuter disiapkan untuk semua jamaah yang sakit, berkebutuhan khusus, hingga kelelahan. Juga, jamaah yang memang ingin menjajal tawaf dengan skuter. ’’Saat jumlah jamaah yang tawaf sangat banyak, bisanya saat maghrib, sebagian jemaah kemudian naik ke lantai 3 dan tawaf menggunakan skuter,’’ kata jamaah dari Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto ini.

Berapa harga sewa skuter? Menurut penuturan para petugas, sewa skuter untuk tawaf atau sa’i bagi dua orang seharga 115 riyal atau sekitar Rp 460.000. Jika satu orang, maka harga 57 riyal (sekitar Rp 230.000). Ada pula paket tawaf dan sa’i sekaligus. ’’Paket ini (tawaf dan sa’i) dihargai 230 riyal (Rp 920.000) untuk dua orang, dan 115 riyal untuk satu orang. Itu harga pas, tidak bisa ditawar-tawar dan tertempel jelas di dinding dekat parkir kumpulan skuter. Sekali sewa, jamaah dapat waktu sekitar dua jam,’’ katanya.

Jarak tawaf di lantai 3 Masjidil Haram sekitar satu kilometer sekali putaran. Jika tujuh kali putaran, maka kira-kira totalnya tujuh kilometer. Dengan sekuter, jarak itu dapat ditempuh kurang dari satu jam. Untuk sa’i antara Shofa dan Marwa, yang berjarak total 2,8 kilometer, bisa ditempuh lebih singkat.

’’Jika dibandingkan, maka harga sewa skuter ini sedikit lebih murah daripada sewa kursi roda di lantai dua Masjidil Haram. Fasilitas ini bisa jadi alternatif bagi jamaah yang membutuhkan alat bantu untuk menunaikan tawaf. Jumlah skuter juga cukup banyak,’’ pungkasnya. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Sekolah Soekarno Kecil #kota onde-onde #Mojopahit #skuter tawaf #sekolah ongko loro #Kota Mojokerto #mojokerto #laporan haji #trowulan #onde-onde