Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Korban Diduga Simpan Beberapa Kardus Petasan dalam Kamar

Fendy Hermansyah • Minggu, 10 Juli 2022 | 00:08 WIB
PORAK PORANDA: Seorang relawan mengamati kerusakan rumah korban akibat ledakan yang diduga dari petasan. (Rizal Amrulloh/Jawaposradarmojokerto.id)
PORAK PORANDA: Seorang relawan mengamati kerusakan rumah korban akibat ledakan yang diduga dari petasan. (Rizal Amrulloh/Jawaposradarmojokerto.id)
KUTOREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Ledakan yang terjadi di rumah Muhammad Sifa'ul Khuluq Dusun Sudimoro, Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, sekitar pukul 13.00 Sabtu (9/7), disinyalir akibat petasan meledak. Insiden maut itu diduga akibat sejumlah petasan yang disimpan korban di dalam kamarnya meledak.

Ledakan yang terdengar hingga tiga kali itu menghebohkan warga setempat. Asal suara dari rumah yang ditinggali , 16, warga lantas memeriksa kondisi korban di rumahnya. Namun nahas, korban telah tewas di lokasi.

Yulianto, tetangga korban mengatakan, saat ia bersama sejumlah warga lainnya berupaya mengevakuasi korban, kondisi kamar korban porak poranda. Sejumlah perkakas rusak hingga sejumlah genting runtuh. Dikatakannya, masih ada sejumlah petasan yang belum meledak di lokasi.

"Waktu saya bantu buat evakuasi korban ini, masih ada sekitar tiga kardus (diduga) petasan yang belum meledak," ujarnya di lokasi. Artinya, disinyalir korban menyimpan petasan dalam jumlah banyak di kamarnya. Tak pelak, ledakan yang ditimbulkan saat kejadian pun cukup besar. Hingga memporak porandakan kamar korban.

Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto di lokasi, kasur, meja, hingga lemari di kamar korban hancur. Pintu dan jendela kamar korban pun jebol. Bahkan, hampir separo genting rumah korban berukuran sekitar 5 m X 13 m runtuh. Terutama, di bagian kamar depan dan ruang tamu.

"Bagian kamar itu yang paling parah. Pintu dan jendelanya sampai jebol," tandas Yulianto. Peristiwa ini telah ditangani kepolisian. Satreskrim Polres Mojokerto tengah mendalami insiden yang menewaskan seorang pelajar tersebut. (vad/fen) Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Sekolah Soekarno Kecil #kota onde-onde #Mojopahit #ledakan petasan #satu tewas #sekolah ongko loro #Kota Mojokerto #rumah meledak #mojokerto #trowulan #onde-onde