Pengemudi dan penumpang harus dilarikan ke rumah sakit akibat kendaraan terguling.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 19.00 Kamis (7/7) itu dialami mobil pikap warna hitam bernopol N 1659 JN.
Kendaraan angkutan barang itu dikemudikan Indra Prastya Arsyad, 22, warga Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, drngan kernet Rino Viola Ardiansyah, 17, warga Dusun Kekep, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Mulanya, kendaraan muatan cabai tersebut melintasi jalur alternatif Mojokerto - Batu dari arah selatan. Mobil pikap itu melaju tanpa hambatan usai melintasi Jembatan Cangar.
Nahas mengintai pikap saat melintasi jalur turunan di Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet. Sesampainya di depan Rumah Makan 5758, tiba-tiba pikap mengalami gagal fungsi rem. Hingga pikap hilang kendali.
"Diduga pikap mengalami rem blong. Kemudian, oleh sopirnya, laju mobil di banting ke kanan jalan dan menabrak pagar rumah makan," ujar Made Zakaria, anggota relawan Welirang Community Rescue.
Meski menabrak pagar, laju pikap tidak berhenti seketika itu juga. Justru, pikap terus melaju hingga terperosok ke dalam jurang sedalam 15 meter di sisi rumah makan.
Kencangnya laju kendaraan mengakibatkan pikap terguling. "Di dasar jurang itu mobilnya dalam kondisi terbalik," sebutnya. Beruntung, nyawa sopir dan penumpang selamat.
Hanya saja, keduanya mengalami luka-luka dan kondisi pikap ringsek. Kedua korban lantas dievakuasi ke RSUD Sumberglagah Pacet untuk mendapat penanganan medis. Insiden tersebut telah ditangani kepolisian.
"Sopir dan penumpang selamat, mengalami luka ringan. Langsung dievakuasi ke RSUD Sumberglagah," tandasnya. (vad/fen) Editor : Fendy Hermansyah