PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus kecelakaan rem blong di jalur ekstrem Pacet-Cangar masih tinggi. Seharian kemarin (26/6), tercatat lima kejadian dan mengakibatkan tiga orang luka-luka. Salah satu korban mengalami patah tulang setelah motor yang dikendarainya ngeblong hingga menabrak mobil.
Tingginya kasus kecelakaan pada akhir pekan ini seiring dengan banyaknya wisatawan yang melintas di jalur tersebut. Kelompok relawan Welirang Community Rescue mencatat, selama sehari kemarin terdapat lima wisatawan yang mengalami kecelakaan akibat rem blong. Dari kelima kasus itu, tiga orang harus dilarikan ke RS Sumberglagah, Pacet lantaran mengalami luka-luka.
”Lima kejadian itu dari pagi sampai sore, lokasinya di sepanjang jalur Pacet-Cangar,” kata Made Zakaria, anggota relawan. Menurutnya, kecelakaan paling parah dialami pengendara motor Honda PCX nopol S 3835 NAY sekitar pukul 16.00. Motor yang dikendarai oleh seorang perempuan berboncengan itu mengalami rem blong saat menuju kawasan Sendi, Pacet.
Laju kendaraan tak terkendali hingga akhirnya menghantam sebuah mobil yang berjalan di depannya tepat di turunan sebelum tikungan Gotean. Kerasnya benturan membuat pemotor terpental. Akibatnya, korban mengalami luka parah. ”Pengendara motor patah kaki, yang dibonceng luka ringan,” sebutnya.
Benturan juga membuat motor ringsek. Bahkan, bagian kepala motor berkelir putih itu sampai copot. Bekas tabrakan juga terlihat pada bodi mobil. Bagian belakang mobil Toyota Rush warna putih itu penyok dan kacanya pecah. ”Pengemudi mobil tidak apa-apa,” sebutnya. Korban kecelakaan telah mendapat perawatan di RS Sumberglagah. Untuk barang bukti, lanjut Made, diamankan di Polsek Pacet.
Kecelakaan akibat rem blong kerap dialami pemotor saat melintas di jalur naik turun tersebut. Kepolisian berkali-kali mengimbau pengendara untuk mengecek kondisi motor saat melintas. Mereka disarankan untuk beristirahat dan berhenti sejenak untuk mengantisipasi permasalahan pada sistem pengereman. Setiap hari, polisi dan relawan juga bersiaga di titik-titik sepanjang jalur untuk mengistirahatkan dan membantu pengguna jalan yang mengalami masalah. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah