Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam mengungkapkan, hampir seluruh syarat keberangkatan 20 CJH yang tergabung dalam kloter 19 Embarkasi Surabaya telah terpenuhi. Dia memastikan, masing-masing telah menerima vaksinasi Covid-19 maupun meningitis. ’’Insyallah sudah siap semua. Paspor juga sudah kita checking dan telah siap untuk 20 orang ini,’’ terangnya, Senin (13/6).
Namun, kepastian keberangkatan masih akan ditentukan besok. Karena mereka diwajibkan menjalani uji swab PCR sehari sebelum masuk ke Asrama Haji Sukolilo, Kamis (16/6). Tamam mengatakan, tes usap untuk mengetahui keterpaparan Covid-19 itu dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinkes Kabupaten Mojokerto. ’’Karena hasil tes PCR jadi syarat sebelum ke asrama pada H-1,’’ paparnya.
Di sisi lain, hasil PCR tersebut akan menjadi penentu keberangkatan. Sebab, ungkap Tamam, jika kedapatan ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka keberangkatan akan ditunda. Karena CJH harus menjalani karantina hingga hasil tes ulang dinyatakan negatif. ’’Kalau sudah negatif, baru bisa berangkat ke asrama haji diikutkan di kloter berikutnya,’’ bebernya.
Sementara itu, Plt Kepala UPTD Labkesda Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Irsyad Herminofa menambahkan, sesuai jadwal, 20 CJH di kloter 19 masuk ke Asrama Haji Sukolilo pada Kamis (16/6) pagi. Sehingga, tes swab PCR dijadwalkan dilakukan padar Rabu (15/6) besok. ’’Kita usahakan hari itu juga langsung keluar hasilnya tes PCR-nya,’’ imbuhnya.
Hasilnya tes PCR kemudian akan diserahkan ke Dinkes Kabupaten Mojokerto untuk dimasukkan di Kartu Kesehatan Jamaah Haji (KKJH). Irsyad mengatakan, pelaksanaan uji swab memang sengaja dilakukan mendekati hari keberangkatan karena hanya berlaku 3x24 jam.
’’Karena hanya 72 jam, kita usahakan masuk ke karantina Saudi masih berlaku hasil tes PCR belum habis,’’ papar Kepala Puskesmas Jatirejo ini.
Untuk diketahui, sebanyak 20 CJH Kabupaten Mojokerto ini semula tergabung di kloter akhir dengan jadwal keberangkatan 1 Juli nanti. Namun, mereka harus berangkat lebih awal di kloter 19 bersama CJH Probolinggo yang akan terbang ke tanah suci Jumat (17/6).
Di samping itu, dari 767 CJH Kabupaten Mojokerto yang mendapat porsi haji tahun ini tersebar di kloter 29 dengan 128 orang, kloter 33 sejumlah 119 orang, kloter 34 sebanyak 446 orang, dan kloter 38 ada 55 orang. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah