Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Paris dan London Hanya Berjarak 200 Meter

Fendy Hermansyah • Minggu, 29 Mei 2022 | 16:22 WIB
MIRIP: Nama Dusun Paris, Desa Seduri, yang mirip dengan ibu kota negara Perancis.
MIRIP: Nama Dusun Paris, Desa Seduri, yang mirip dengan ibu kota negara Perancis.
Nuansa Mancanegara Dusun dan Desa di Mojokerto

Ada sejumlah nama dusun dan desa di Kabupaten Mojokerto yang punya nama unik. Terutama mirip nama negara hingga kota di Eropa. Bukan asal jiplak, ternyata kemiripan nama itu punya sejarah tersendiri bagi masyarakat setempat.

SEPERTI di Desa Seduri, Kecamatan Mojosari. Ada dua dusun yang punya nama unik selain Dusun Seduri, Tuwiri, dan Sukoasri. Yakni Dusun Paris dan Londen. Ya, nama tersebut mirip dengan nama ibu kota negara Prancis dan Inggris. Paris dan London. Tak sekedar mencontek nama, kedua dusun itu punya keterkaitan sejarah dengan dua negara tersebut.

Pertama, Dusun Londen. Dusun yang hanya punya dua gang utama ini dulunya, sebelum Indonesia merdeka, merupakan kawasan pemukiman warga Inggris. Yang saat itu sempat mengambil alih wilayah jajahan Belanda berikut asetnya. Termasuk pabrik gula di pusat Mojosari yang kini menjadi Komplek Ruko Royal yang memisahkan Dusun Londen dan Paris.

’’Dinamakan Dusun Londen itu sejak sebelum Indonesia merdeka. Angka tahunnya kami kurang tahu pasti. Yang jelas saat itu pabrik gula dikuasai Inggris dan di sini jadi wilayah pemukimannya,’’ jelas Siswoyo, salah seorang tokoh masyarakat Dusun Londen. Itu terbukti dengan banyaknya sisa-sisa bangunan kuno peninggalan era kolonial. Yang kini hanya tersisa pondasinya yang tersebar di penjuru dusun.

Dari situ nama Londen tercetus. Sesepuh dusun saat itu menyerap nama ibu kota Inggris, London menjadi Londen, untuk dipakai nama dusun. Itu karena kental dan kuatnya nuansa Inggris di sana saat itu. ’’Apalagi sebutan untuk orang Belanda dan Inggris itu gak ada bedanya, Londo. Dari kata Londo dan London itulah jadi Londen,’’ sebut pria 54 tahun itu.

Bisa dibilang, Dusun Londen merupakan kawasan rumah dinas bagi jajaran petinggi pabrik gula. Sebab, dusun itu terdiri dari satu RW dan dua RT. Relatif kecil untuk sebuah dusun. ’’Dusun ini memang kecil. Di sini total ada sekitar 90 kepala keluarga (KK) saja. Itu pun, satu rumah ada yang dua atau tiga KK,’’ urai Ketua RT I Budiono Aji, 56.

Begitu juga dengan Dusun Paris. Nama dusun yang identik dengan ibu kota Perancis itu tidak lepas dari pabrik gula yang selanjutnya sempat berubah fungsi menjadi pabrik kertas tersebut. Kepala Dusun Paris M. Husni mengatakan, dusun dengan luas sekitar 150 x 300 meter itu juga merupakan bekas area pemukiman pejabat pabrik gula. Bedanya, yang tinggal di Dusun Paris dulunya merupakan warga negara Prancis.

’’Berdasarkan cerita dari sesepuh-sesepuh itu, dulu pabrik gula ini seperti ada dua pemilik. Inggris dan Prancis. Entah kedua negara itu hubungannya penguasa dengan investor atau seperti apa kita belum tahu sejauh itu. Yang jelas, di dusun ini buat pemukimannya orang Prancis,’’ terangnya.

Benang sejarah itu jadi acuan pembuatan nama dusun. Prancis yang dikenal dengan kota Paris sebagai ikonnya itu pun dicontek. Hanya saja, hingga kini tidak ada budaya atau kebiasaan orang Prancis yang diwariskan ke warga setempat.

’’Memang saat itu kan mereka (orang Prancis) hanya sebatas bekerja di pabrik gula itu,’’ sebutnya. Namun, tipe masyarakat di dusun berpenduduk sekitar 300 orang itu bisa dibilang mirip dengan orang Prancis yang pernah bermukim di sana. Yakni mayoritas warganya merupakan pekerja. ’’Ada sebagian warga yang pedagang. Mungkin karena dekat dengan Pasar Legi dan Niaga ya,’’ imbuhnya.

Tak pelak, dari benang sejarah yang sama, kedua dusun tersebut berdekatan. Hanya dipisah komplek Ruko Royal. Sehingga, dari Londen ke Paris bisa ditempuh dalam waktu kurang dari lima menit. ’’Dekat, jaraknya sekitar 200 meter. Perbatasannya di tengah ruko itu saja. Yang utara ikut Paris yang selatan masuk wilayah Londen,’’ tandasnya. (vad/fen)



Editor : Fendy Hermansyah
#dusun paris #ada paris di mojosari #ada london di mojosari #london mojosari #paris mojosari #dusun london