Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ratusan Umat Buddha Ibadah Waisak dengan Khusyuk

Fendy Hermansyah • Selasa, 17 Mei 2022 | 15:45 WIB
KHIDMAT: Ratusan umat Buddha mengikuti perayaan Waisak yang digelar dengan kapasitas penuh di Mahavihara Mojopahit, kemarin.
KHIDMAT: Ratusan umat Buddha mengikuti perayaan Waisak yang digelar dengan kapasitas penuh di Mahavihara Mojopahit, kemarin.
Digelar dengan Kapasitas 100 Persen

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Ratusan umat Buddha menjalani ibadah Waisak dengan antusias di Mahavihara Mojopahit, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, kemarin. (16/5). Tahun ini, peribadatan dilaksanakan dengan kapasitas 100 persen.

Ketua Yayasan Lumbini yang menaungi Mahavihara Mojopahit Rudy Budiman menuturkan, perayaan tahun 2566 BE ini digelar dengan penuh. Itu setelah terjadi pembatasan jamaah pada peribadatan selama masa pandemi Covid-19. ’’Sejak pukul 9 pagi tadi, ibadah sudah kita laksanakan. Tahun ini, umat yang datang cukup banyak dibandingkan dua tahun lalu, karena memang sudah diperbolehkan untuk beribadah 100 persen,’’ ujarnya.

Pihaknya menuturkan, umat yang beribadah di Mahavihara Mojopahit tak hanya dari Mojokerto. Melainkan juga ada yang berasal dari Jakarta, Jawa Tengah, Surabaya dan Sidoarjo. ’’Peribadatan kita buka untuk umum, jadi tahun ini umat darimana pun bebas beribadah di sini,’’ ulasnya. Total umat yang melaksanakan ibadah Waisak di Mahavihara Mojopahit kisaran 150-200 orang. Mulai anak-anak hingga dewasa.

Rudy mengungkapkan, proses peribadatan tahun ini masih berjalan seperti biasa. Mulai dari Pradaksina hingga proses pemandian rupang. Lalu, dilanjutkan dengan meditasi di puncak Waisak pukul 11.13. Serta ditutup dengan pembagian air suci kepada semua jemaat. ’’Temanya kali ini cinta kasih kita semua bersaudara. Kita harapkan semoga Waisak tahun ini, jiwa dan pikiran kita bertambah suci dan jernih,’’ tuturnya.

Domingo Enrique Grande, salah satu umat Buddha asal Spanyol juga ikut beribadah di Mahavihara Mojopahit tahun ini. Pria akrab disapa Domi ini menuturkan, ia berangkat bersama rombongan dari Surabaya, Minggu malam (15/5). ’’Ini ketiga kalinya saya mampir ke Mahavihara Mojopahit. Pertama waktu ibadah 2016 lalu, yang kedua dua minggu kemarin dan ini ketiga kalinya. Saya bersama rombongan Taekwondo Surabaya,’’ ucapnya.

Pria 35 tahun ini mengungkapkan, selain karena bersama rombongan, alasan ia memilih Mahavihara Mojopahit karena ingin merasakan kemeriahan Waisak yang sudah lama hilang ketika pandemi Covid-19. ’’Waisak tahun ini bagi saya merupakan refleksi diri untuk ke depannya agar jadi lebih baik. Saat meditasi tahun ini, kedamaian yang saya rasakan semakin bertambah, apalagi ketika dilaksanakan di Mahavihara Mojopahit,’’ tuturnya. (oce/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#umat buddha #waisak 2022 #ibadah waisak