Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bus Dikemudikan Kernet

Fendy Hermansyah • Selasa, 17 Mei 2022 | 14:19 WIB
REMUK: Petugas PJR Polda Jatim melakukan olah TKP kecelakaan maut di KM 712 ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), kemarin. Insiden ini mengakibatkan 14 penumpang meninggal dunia.  (dok PJR Polda Jatim)
REMUK: Petugas PJR Polda Jatim melakukan olah TKP kecelakaan maut di KM 712 ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), kemarin. Insiden ini mengakibatkan 14 penumpang meninggal dunia. (dok PJR Polda Jatim)
- Sopir Utama Tidur di Bagasi
- Kecelakaan Maut di Tol Sumo, 14 Orang Meninggal


JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bangku sopir bus berpenumpang 33 orang itu harusnya diduduki Ahmad Ari Ardiyanto, 31. Namun, karena ia tertidur pulas di bagasi belakang, sang kernet, Adi Firmansyah, 29, berinisiatif mengambil alih kemudi. Dan, perjalanan dari rest area Saradan, Madiun Senin (16/5) pagi tersebut berujung petaka di KM 712 ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo).

Bus pariwisata PO Ardiansyah mengalami kecelakaan tunggal setelah menghantam beton tiang rambu multi pesan VMS (variable message sign) di tepi jalan. Persitiwa sekitar pukul 06.15 itu mengakibatkan tujuh orang tewas di lokasi. Hingga kemarin petang, korban meninggal dunia tercatat menjadi 14 orang. Sementara, 19 penumpang lainnya luka-luka. Ari dan Adi termasuk korban yang selamat.

Bus Mitsubishi ukuran medium tahun 2017 nopol S 7322 UW itu membawa rombongan wisata asal Benowo, Kota Surabaya. Mereka berangkat Sabtu (14/5) malam dengan tujuan objek wisata Kawah Dieng, Wonosobo, Jateng. Dari sana, rombongan kemudian bergeser ke Jogja dan bergerak kembali ke Surabaya, Minggu (15/5) malam.

Di tengah perjalanan pulang, rombongan sempat beristirahat di rest area Tol Saradan untuk salat subuh, Senin (16/5) sekitar pukul 04.30. Selama perjalanan, dari berangkat hingga rest area tersebut, bus dikemudikan oleh Ari. Warga Desa Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Gresik itu merupakan sopir utama bus. ”Sampai rest area Saradan, saya tidur di bagasi belakang. Mungkin bagasi ditutup terus bus dibawa (Adi). Saya tidak tahu karena tidur,” kata Ari saat ditemui di ruang Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto Kota.

Dia mengaku tak tahu jika kemudi bus diambil alih oleh Adi yang selama perjalanan menjadi kernet. Namun demikian, menurut Ari, Adi sudah terbiasa mengemudikan bus. Selama ini, dia kerap ikut trayek perjalanan wisata jarak jauh. Tugasnya lebih banyak menjadi sopir cadangan yang menggantikan sopir utama. ”Mas Adi aslinya kernet. Cuma kalau ada sopir butuh dobelan, dia ikut,” tutur pria yang mengaku sudah 1,5 tahun menjadi sopir bus tersebut.

Ari terbangun dari tidurnya setelah bus mengalami kecelakaan. Saat itu, kondisi bus sudah terguling. Dia keluar bagasi dengan mendobrak bagian bawah kursi penumpang. Saat itu, dia mengaku kondisi bus dan penumpang sudah kacau. ”Tidak berani merasakan,” ucapnya.

Ari mengalami luka lebam di bagian pinggul sebelah kiri. Dia sempat menjalani perawatan di RS Citra Medika, Sidoarjo sebelum akhirnya menjalani pemeriksaan di Mapolres Mojokerto Kota. Sedangkan, Adi, sang sopir cadangan mengalami luka di bagian kaki dan tengah menjalani perawatan intensif. (adi/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#Laka Tol sumo #Tol Jomo #PJR Polda Jatim #tol sumo