Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Siapkan Jalur Alternatif Masuk Kota

Fendy Hermansyah • Sabtu, 30 April 2022 | 19:44 WIB
ARUS MUDIK: Kendaraan bermotor mulai memadati Bypass Kota Mojokerto dari arah Surabaya menuju Jombang di hari pertama masa libur dan cuti Lebaran tahun lalu. (Sofan Kurniawan/JPRM)
ARUS MUDIK: Kendaraan bermotor mulai memadati Bypass Kota Mojokerto dari arah Surabaya menuju Jombang di hari pertama masa libur dan cuti Lebaran tahun lalu. (Sofan Kurniawan/JPRM)
Skenario Antisipasi Kemacetan di Bypass

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Memasuki masa libur dan cuti Lebaran, Jalan Raya Bypass menjadi pilihan utama pemudik. Kemarin, baik roda dua maupun roda empat mulai memadati jalur Nasional tersebut. Mengantisipasi kepadatan kendaraan, Pemkot Mojokerto bersama aparat gabungan menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas dengan menyiapkan jalur alternatif masuk kota.

Kepala Dishub Kota Mojokerto Endri Agus Subianto mengungkapkan, operasi pengamanan angkutan Lebaran dilakukan bersama petugas gabungan dari TNI-Polri. Sebagai jalur utama mudik, Jalan Raya Bypass dipresdiksi akan terjadi penumpukan kendaraan selama masa mudik hingga arus balik Lebaran nanti. ’’Sehingga sudah kami siapkan beberapa alternatif apabila jalur utama Bypass terjadi kepadatan,’’ paparnya.

Endri menyebutkan, skenario pertama yang dilakukan adalah dengan melewatkan semua kendaraan dari arah Surabaya menuju Jombang melalui jalur Kota Mojokerto. Dari Jalan Bypass Mertex, kendaraan akan diarahkan ke Jalan Empunala kemudian ke Jalan Gajah Mada-Jalan Pahlawan. Rute selanjutnya, kendaraan lewat Jalan Raden Wijaya dan Jalan Mojopahit Selatan hingga keluar ke arah Jombang dari Jalan RA Basuni.

Begitu pun dari sebaliknya. Kendaraan dari arah Jombang ke Surabaya juga disiapkan jalur alternatif melalui simpang tiga Jampirogo ke arah Jalan RA Basuni, Sooko. Di dalam kota, jalur yang dilalui mulai dari Jalan Brawijaya-Jalan Kartini-Jalan Taman Siswa-Jalan Gajah Mada hingga keluar ke Raya Mlirip. ’’Penerapan satu arah (Surabaya-Jombang) ini sebelum hari H. Semua diarahkan ke kota,’’ terangnya.

Alternatif kedua, semua kendaraan dari arah Surabaya ke Jombang dialihkan melalui jalur utara sungai. Pengalihan dilakukan mulai dari simpang tiga Tarik, Kabupaten Sidarjo melalui Jalan Raya Mlirip hingga menuju Tapen, Kabupaten Jombang.

Sedangkan dari arah sebaliknya, kendaraan dari Jombang ke Surabaya diarahkan ke Kota Mojokero. Endri mengatakan, kendaraan dimasukkan dari simpang tiga Pasar Brangkal hingga melewati Jalan Surodinawan-Jalan Tribuana Tunggadewi-Jalan Brawijaya-Jalan Hayam Wuruk-Jalan Mayjen Sungkono hingga keluar di simpang empat Mertex.

Sedangkan opsi terakhir adalah dengan menerapkan contraflow. Seluruh kendaraan dari arah Surabaya dilewatkan melalui Bypass. ’’Sehingga tidak ada kendaraan dari Surabaya ke Jombang yang masuk ke dalam Kota Mojokerto,’’ papar mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto ini.

Sedangkan dari arah sebaliknya, kendaraan dari Jombang ke Surabaya seluruhnya diarahkan melintasi Kota Mojokerto melalui simpang tiga Jampirogo hingga keluar ke Jalan Raya Mlirip, Kecamatan Jetis. Menurut Endri, skema contraflow itu dilakukan dengan melibatkan petugas gabungan dari Mojokerto Raya. ’’Artinya, skenario ini hanya dilakukan jika terjadi kepadatan kendaraan,’’ ulasnya.

Di sisi lain, Dishub Kota Mojokerto juga menyiagakan 20 personel di masa angkutan Lebaran 2022. Masing-masing disebar di lima titik. Meliputi pos pengamanan (pam) dan pelayanan di Alun-Alun Kota Mojokerto, Pos Pam Stasiun Kota Mojokerto, Pos Pam Sunrise Mall, Pos Pam Sekarputih, Pos Pam Terminal Kertajaya.

Titik rawan kemacetan di masa mudik dan balik Lebaran juga berpeluang terjadi di dalam Kota Mojokerto. Sejauh ini, pemberlakuan satu arah telah dilakukan di Jalan Bhayangkara. Kendati demikian, pemantauan kepadatan kendaraan juga dilakukan melalui 43 CCTV di ruang Area Traffic Control System (ATCS). ’’Kalau memang ada jalur yang volume kendaraannya tinggi. Durasi lampu hijaunya kita tambah untuk mengurai,’’ pungkasnya. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
#arus mudik kota mojokerto #jalur mudik alternatif #arus mudik lebaran 2022 #jalur mudik kota mojokerto