KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mohammad Jais, 28, tewas dalam peristiwa adu moncong di Jalan Bypass simpang empat Mertex, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Minggu (10/4) malam. Korban meninggal dunia di lokasi setelah mengalami luka parah di bagian kepala.
Kecelakaan maut sekitar pukul 21.00 itu bermula ketika korban melaju dari arah utara atau Surabaya. Warga Desa Gondang, Kecamatan Pace, Nganjuk itu, mengendarai Suzuki Satria nopol AG 6404 UZ seorang diri.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya selatan simpang empat Mertex, korban bertabrakan dengan pemotor lain dari arah berlawanan. Insiden adu moncong itu melibatkan Honda GL Pro nopol S 2458 NBA yang dikendarai Gatot Budi Santoso, 53, warga Dusun Banjarmelati, Desa Lengkong, Mojoanyar. ”Kecelakaan terjadi akibat korban berjalan terlalu ke kanan dan melewati marka lurus,” jelas Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko.
Korban diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraannya melaju di jalur lawan. Benturan keras mengakibatkan kedua pemotor ini terpental. Nahas, Jais mengalami luka parah di bagian kepala yang mengakibatkan meninggal di tempat. Sedangkan, Gatot terluka di bagian kaki dan tangan. ”Korban meninggal dan luka-luka dievakuasi ke RSUD Kota Mojokerto,” imbuhnya.
Di hari yang sama, Priyo Hadi Santoso, 38, supeltas di Jalan Bypass, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, harus dilarikan ke rumah sakit lantaran digilas mobil oleng. Insiden mengerikan ini terjadi di jalur putar balik di Jalan Bypass depan Masjid Agung Darussalam, Gemekan.Warga Dusun Kasiyan, Desa Domas, Trowulan itu tergilas Isuzu Panther nopol S 1489 WY yang mengalami oleng.
Mobil yang dikemudikan Saifudin, 39, warga Desa Plosokerep, Sumobito, Jombang tersebut mendadak menabrak media jalan saat melaju kencang dari arah utara atau Surabaya. ”Ketika melewati jalan menikung, mobil kurang mengantisipasi sehingga oleng ke kanan,” jelas Wihandoko.
Akibat kejadian itu, Priyo yang berdiri di lokasi tersambar mobil. Tubuhnya sempat terseret beberapa meter. Detik-detik kecelakaan itu terekam CCTV di sekitar lokasi. Beruntung, korban masih selamat. Dia hanya mengalami luka-luka. ”Luka di kepala dan menjalani perawatan di RSUD Kota Mojokerto,” tandasnya. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah