Mainan kayu bisa jadi sarana asyik untuk mengembangkan keterampilan anak. Seperti Alat Peraga Edukatif (APE) yang dikembangkan Mainan Kayu Mojokerto (MKM) milik Hadiati Rosyida dan Faradifta Anggun. Ada 28 jenis mainan full color yang cocok untuk melatih kemampuan motorik hingga konsentrasi si buah hati.
BERDASAR bentuknya, mainan itu dapat berupa balok puzzle, menara susun, buah, sepatu, kereta, hingga peralatan tukang dan pertanian. Di luar itu, terdapat mainan yang berkarakter pada pengenalan warna, geometri, serta angka dan huruf. Riris, sapaan Hadiati Rosyida, menyebut jika 28 jenis mainan tersebut menjadi media pembelajaran anak.
’’Pangsa pasar kita memang ke anak-anak. Usia dini dari playgroup sampai sekolah dasar,’’ ungkapnya, Jumat (1/4). Menurut dia, setiap mainan dibuat menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan anak berdasarkan usia. Mulai dari paling dasar mengenal huruf dan warna hingga melatih konsentrasi, motorik kasar dan halus, serta problem solving.
Riris menyatakan, mainan berbahan kayu mahoni tersebut dibuat khusus oleh perajin di Mojokerto. Penjualan dilakukan melalui Instagram MKM serta tempat tinggal sekaligus toko di Jalan Melati Nomor 6, Perumda Sooko, Kabupaten Mojokerto. ’’Kalau mainan fisik begini kan awet dan kita juga buat berwarna-warni,’’ terang perempuan 34 tahun ini.
Pemasaran mainan kayu yang mulai dikembangkan sejak pertengahan 2021 ini sudah mencapai luar daerah. Bahkan, tak sedikit instansi pembelajaran yang memesan paket mainan kayu sebagai sarana mainan sekaligus edukasi bagi anak didiknya. Kisaran harga setiap permainan Rp 40-70 ribu. ’’Bergantung bentuk dan ukurannya juga,’’ kata Riris. Pihaknya juga menerima pesanan bentuk tertentu sesuai permintaan pelanggan. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah