BANGSAL, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pihak SMA Negeri 1 Bangsal mengumpulkan puluhan wali murid di ruang pertemuan, pagi ini (18/2). Pasalnya, hampir 90 persen siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Bangsal tak bisa mendaftar jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Pertemuan ini digelar menjadi dua sesi. Salah satu wali murid kelas XII IPS-1 mengatakan anaknya sudah mendaftarkan diri jalur SNMPTN ke Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Universitas Brawijaya (UB). Namun, pendaftaran tersebut ditolak. "Alasan dari pihak sekolah katanya trouble. Lha kalo trouble kok sekolah lain sudah bisa masuk," keluh wali murid asal Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal ini.
Wali murid lain, juga mengeluhkan hal senada. Menurut keterangannya, sang anak yang duduk di kelas XII IPS ini hendak mendaftar di UNESA melalui jalur rapor atau SNMPTN. Namun, berkas pendaftarannya ditolak. "Lha wong pendaftarannya sudah tutup, terus mau gimana ini. Yang tersisa bisanya ikut seleksi tes niku (SBMPTN) peluangnya juga kecil," beber warga Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal ini.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Bangsal Sugiono saat dikonfirmasi mengatakan saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Sebab, masih dalam giat sosialisasi dengan para orang tua murid. "Maaf, saya masih sosialisasi dengan orang tua. Nanti saya jelaskan," tulisnya dalam pesan singkat Whatsapp. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah