Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Vokasi UMM Buka Peluang Kerja ke Jepang

Fendy Hermansyah • Jumat, 24 Desember 2021 | 12:00 WIB
vokasi-umm-buka-peluang-kerja-ke-jepang
vokasi-umm-buka-peluang-kerja-ke-jepang

UNIVERSITAS Muhammadiyah Malang (UMM) membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bekerja di Jepang. Menggaet OS Selnajaya, Direktorat Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Kampus Putih menyelenggarakan training center serta pameran. Tak hanya melatih keterampilan Bahasa Jepang, program ini juga memfasilitasi para peserta dalam penempatan kerja di Jepang nantinya.


Direktur Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, Dr Tulus Winarsunu MSi, mengatakan program pelatihan ini diciptakan untuk membantu penyerapan tenaga kerja dari Indonesia ke Jepang. Saat ini, Jepang membutuhkan 2.700.000 orang pekerja di berbagai bidang industri dan jasa. Namun pelatihan yang dikembangkan UMM saat ini masih berfokus pada bidang kaigo atau care giver saja.


’’Pendaftaran pelatihan ini sudah dibuka sejak akhir Desember sampai dengan Januari 2022 mendatang. Tahun lalu, kami berhasil memberangkatkan 105 orang. Semoga ke depannya akan terus bertambah. Pelatihan-pelatihan kaigo ini dapat diikuti lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), maupun lulusan Strata Satu (S1) yang belum memiliki pekerjaan,’’ ungkap dosen kelahiran Banyuwangi tersebut.


Lebih lanjut, Tulus sapaan akrabnya, mengungkapkan peserta jurusan keperawatan, kesehatan, dan fisioterapi yang akan bekerja di Jepang hanya perlu lulus tes bahasa. Sementara untuk jurusan non kesehatan, selain harus lulus tes bahasa juga harus lulus pelatihan kaigo yang diberikan oleh UMM.


Secara teknis, para peserta akan dikarantina selama satu tahun di Rusunawa UMM. Selama masa karantina tersebut, mereka akan dilatih dan diajari bahasa Jepang serta pelatihan menjadi kaigo. Adapun para instruktur yang membimbing didatangkan langsung dari Jepang.


’’Setiap dua bulan atau tiga bulan kami juga mengadakan tes untuk mengetahui perkembangan para peserta. Setelah peserta siap, kami juga menfasilitasi mereka untuk mengikuti tes wawancara dengan beberapa perusahaan Jepang,’’ ungkap Tulus.


Tulus menuturkan program ini sangat didukung Pemerintah Malang dan sekitarnya. Terbukti dengan adanya bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah untuk roadshow dan pameran program ini. Ke depannya, Tulus akan merancang beberapa pameran peluang kerja Jepang ini baik di dalam maupun luar kampus. ’’Saya berharap, program pelatihan ini akan bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam pengentasan pengangguran di Indonesia,’’ tandasnya. (*/adv)

Editor : Fendy Hermansyah