SETELAH sempat berhenti sementara karena pandemi Covid-19, angkutan pemadu moda rute Kota Mojokerto-Bandara Juanda kembali beroperasi mulai Senin (20/12). Dibukanya pelayanan armada bus DAMRI tersebut diharapkan menjadi alternatif sarana transportasi bagi masyarakat yang murah, nyaman, dan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengungkapkan, pelayanan angkutan pemadu moda akan kembali beroperasi secara normal mulai besok (20/12). Sebanyak empat unit armada akan membuka pelayanan perjalanan pulang pergi (PP) dari Kota Mojokerto menuju Bandara Juanda. ’’Durasi keberangkatannya tiap 1 jam sekali dengan jam operasional mulai pukul 05.00 hingga 19.00 WIB,’’ terangnya.
Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyatakan, kembali beroperasinya armada pemadu moda atau yang dikenal bus bandara itu bisa menjadi alternatif sarana transportasi yang lebih ekonomis. Karena hanya dengan tarif Rp 60 ribu, penumpang bisa mendapat pelayanan perjalanan aman dan nyaman melalui jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). ’’Tentu tarifnya sangat murah dibanding dengan menggunakan kendaraan pribadi,’’ tandasnya.
Pemesanan tiket bus bandara kini juga lebih mudah dan praktis. Karena bisa dilakukan melalui aplikasi DAMRI Apps, Traveloka, redBus, Pos Indonesia, Indomaret, Alfamart, maupun Easybook. Tak hanya itu, transaksi pembayaran tiket juga bisa dilakukan secara cashless lewat berbagai E-Wallet. Antara lain dengan menggunakan OVO, DANA, gopay, LinkAja, Mandiri, hingga Mastercard, dan Shopee Pay.
Di sisi lain, ungkap Ning Ita, kembali beroperasinya bus bandara juga diharapkan mampu menunjang Kota Mojokerto menuju kota pariwisata berbasis sejarah dan budaya. Karena keberadaan Bus DAMRI tersebut juga dapat meningkatkan angka kunjungan ke Kota Mojokerto. ’’Jika semakin banyak pengunjung yang datang di Kota Mojokerto, maka akan membawa dampak positif berupa peningkatan ekonomi masyarakat,’’ ulasnya.
Terlebih, pelayanan penumpang dari dan menuju Kota Mojokerto-Bandara Juanda akan melalui sejumlah trayek perjalanan. Dimulai dari titik keberangkatan di Terminal Kertajaya, penumpang akan melewati Rest Area Gunung Gedangan di Jalan Bypass Kota Mojokerto. Rute perjalanan berlanjut ke Jalan Kedungsari dan Jalan Benteng Pancasila (Benpas) atau tepat di depan Sunrise Mall dan Pasar Rakyat Benpas.
Selanjutnya, penumpang bisa menikmati perjalanan dengan suguhan arsitektur Majapahitan di Kantor Pemkot Mojokerto, Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Pemandian Sekarsari sekaligus Menara Tribhuwana Tunggadewi di sepanjang Jalan Gajah Mada. Perjalanan menuju Bandara Juanda kemudian dilanjutkan via Jalan Raya Mlirip dan gerbang Tol Penompo.
Untuk diketahui, angkutan pemadu moda Kota Mojokerto-Bandara Juanda resmi diluncurkan Ning Ita sejak 21 Maret 2020 lalu. Masyarakat bisa mendapatkan informasi produk dan layanan melalui telepon atau WhatsApp (WA) ke nomor 0851 0144 4266. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah