Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkot Raih Penghargaan Terbaik Penanganan Covid-19

Fendy Hermansyah • Selasa, 14 Desember 2021 | 13:20 WIB
pemkot-raih-penghargaan-terbaik-penanganan-covid-19
pemkot-raih-penghargaan-terbaik-penanganan-covid-19

PEMKOT Mojokerto berhasil meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan predikat terbaik dalam penanganan pandemi Covid-19 tahun 2021. Itu setelah Kota Mojokerto menjadi tuan rumah Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke - 57 Provinsi Jawa Timur.


Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, peringatan HKN tahun ini bertujuan memberikan apresiasi untuk semua kalangan yang sudah berjuang melawan Covid-19. Mulai dari tenaga kesehatan, Polri/TNI, hingga sopir ambulans. Gelaran puncak HKN ini juga dihadiri beberapa kepala daerah di Jawa Timur. ’’Ini merupakan sinergitas yang luar biasa. Kita apresiasikan kepada seluruh kalangan yang berjasa dalam pengendalian Covid-19. Salah satunya kita lihat dari capaian vaksinasi tuan rumah HKN tahun ini luar biasa. Kalau ada yang kerja luar biasa salah satu yang bisa dijadikan top role dalam pengendalian Covid-19 adalah Kota Mojokerto,’’ ujarnya usai acara peringatan HKN ke-57 di Ballroom Ayola Hotel, kemarin (13/12).


Selain memberikan sejumlah penghargaan, Khofifah menuturkan peringatan HKN tahun ini mengharuskan seluruh stakeholder bekerja keras menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Serta, menurunkan angka stunting menjadi lebih signifikan. Yakni, dengan meluncurkan aplikasi BUAIAN (Bunda Anak Impian) sebagai upaya menekan angka kematian ibu hamil dan bayi termasuk kasus stunting di Jatim. ’’Jadi yang ingin kita bangun, komitmen kita adalah bagaimana seluruh forkopimda, bupati, atau wali Kota sama-sama punya tekad kuat untuk menurunkan angka kematian ibu, untuk menurunkan angka kematian bayi atau balita, untuk menurunkan stunting,’’ ulasnya.


Dalam peringatan HKN ke -57 tersebut, Khofifah berharap ini bisa menjadi momen strategis untuk bisa kembali mengingatkan akan Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan. Tentunya, dalam bidang layanan kesehatan. ’’Kita masih punya PR. Pandemi masih ada dan belum selesai. Kita berharap Omicron tidak masuk Indonesia. Ini juga membuat kita sudah harus lari lebih kencang lagi untuk melanjutkan tugas-tugas yang lain termasuk di dalamnya adalah layanan kesehatan menjadi terus lebih baik,’’ pungkasnya.


Terpisah, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengungkapkan, rasa terimakasihnya atas terpilihnya Kota Mojokerto sebagai tuan rumah peringatan HKN ke-57 Provinsi Jawa Timur. Melalui tema ’’Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku’’, Pemkot berupaya secara optimal dalam mengimplementasikan tema tersebut. Baik dalam penanganan Covid-19, pencapaian target vaksinasi, hingga pemulihan ekonomi untuk mendukung perekonomian nasional. ’’Kami Pemerintah Kota Mojokerto berupaya secara optimal mengimplementasikan tema tersebut dalam rangka, pertama penanganan Covid -19. Yang kedua, pencapaian target vaksinasi, dan juga pemulihan ekonomi untuk mendukung perekonomian nasional,’’ pungkasnya. (oce/fen)


 


 

Editor : Fendy Hermansyah