Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ibu Ini Takjub Tak Ada Diskriminasi Pelayanan Saat Operasi Sesar

Fendy Hermansyah • Senin, 6 Desember 2021 | 15:50 WIB
ibu-ini-takjub-tak-ada-diskriminasi-pelayanan-saat-operasi-sesar
ibu-ini-takjub-tak-ada-diskriminasi-pelayanan-saat-operasi-sesar

ZENI Ratnawati (32) adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Penerima Bantuan Iuran Negara (PBIN). Ia memuji program yang di kelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ini karena pernah memanfaatkannya untuk melahirkan secara caesar.

Memang, periksa kehamilan dan melahirkan merupakan salah satu manfaat yang bisa didapatkan oleh peserta. Rutin Sebulan Sekali Zeni melakukan cek kehamilan di Fasilitas Kesesehatan Tingkat Pertama (FKTP), tepatnya di Puskesmas Mojoagung.

Pada pemeriksaan terakhir, ia mendapati bahwa buah hati diperutnya tidak dalam posisi yang tepat, posisi ukuran tubuh bayi yang semakin membesar atau yang dikenal sebagai kelahiran sungsang. Atas indikasi medis ini, ia kemudian dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) Rumah Sakit Kristen Mojowarno pada September silam.

“Alhamdulillah buah hati kedua kami lahir di Rumah Sakit Kristen Mojowarno dengan selamat, baik ibu maupun anaknya dalam kondisi sehat. Operasi persalinan caesar berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Pelayanan yang diberikan di rumah sakit mojowarno sangat cepat dan tanggap, nyaman dan tidak ada perbedaan peserta, baik peserta BPJS maupun peserta umum. Fasilitas pelayanan mulai dari IGD, kamar operasi dan kamar inap sangat bersih. Dokter dan perawat selalu siap menangani keperluan pasien. Segala biaya rawat inap sampai dengan operasi dijamin oleh BPJS Kesehatan dan tidak mengeluarkan biaya sepeserpun dengan menggunakan kartu JKN-KIS,” tutur Zeni.

Ia sempat takjub lantaran membandingkan pelayanan yang dirinya terima dengan pasien yang juga melahirkan caesar dengan biaya umum. Baginya ini merupakan program kemanusiaan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia menambahkan, proses administrasi yang harus ia lakoni pun tergolong mudah, terutama ketika harus menambahkan sang anak ke dalam anggota keluarga.

Ia menjelaskan bahwa dengan melampirkan Surat Kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartunya, proses penambahan anggota keluarganya pun sudah terselesaikan. “Saya mengapresiasi pelayanan di rumah sakit dan mengucapkan banyak terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS yang  telah banyak membantu serta  memberikan manfaat kepada masyarakat. Saya berharap semoga Program JKN-KIS dapat terus berlangsung dan berjalan baik dalam meningkatkan pelayanannya,” tutup Zeni. (bas/adv)

Editor : Fendy Hermansyah
#testimoni jkn-kis #program jaminan kesehatan nasional - kartu indonesia sehat (jkn-kis) #manfaatjknkis #jaminan kesehatan nasional kartu indonesia sehat (jkn-kis)