Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tak Gusar Jalani Bedah Sesar Demi Si Kembar

Fendy Hermansyah • Kamis, 2 Desember 2021 | 17:13 WIB
tak-gusar-jalani-bedah-sesar-demi-si-kembar
tak-gusar-jalani-bedah-sesar-demi-si-kembar

SALAH satu manfaat yang bisa didapatkan oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), khususnya bagi wanita hamil, yaitu bisa menggunakan kartu JKN-KIS untuk periksa kehamilan dan melahirkan. Seperti yang dialami oleh Hernani Sutanti (29) dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dalam proses mengandung dan melahirkan anak kembarnya dengan metode bedah sesar.

Tanti panggilan akrabnya, menceritakan bahwa dirinya sebulan sekali melakukan cek kehamilan di Fasilitas Kesesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Dari hasil pemeriksaan terakhir, ia mendapati bahwa dua buah hati diperutnya tidak dalam posisi yang tepat. Kurang lebih satu bulan sebelum melahirkan, perut terasa sakit dan ketubannya pecah. Takut terjadi sesuatu tidak diinginkan, ia pun dibawa ke UGD Rumah Sakit Sakinah Mojokerto oleh sang suami. Atas indikasi medis dan demi keamanan dirinya dan dua buah hati, Santi disarankan untuk menjalani bedah sesar. Terbayang untuk biaya operasi sesar menelan biaya yang sangat mahal. Namun, untungnya ia adalah peserta JKN-KIS terdaftar aktif.

''Alhamdulillah kedua buah hati kami lahir di RS Sakinah dengan selamat, baik ibu maupun anaknya dalam kondisi sehat. Operasi persalinan sesar berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Kondisi kedua buah hati masih memerlukan perawatan secara intensif dikarenakan belum waktunya lahir sehingga berat badannya kurang,” ungkap Tanti.

Diakuinya pelayanan pihak RS Sakinah kepada pasien BPJS Kesehatan sangat baik, administrasi sangat mudah, ruangan juga bersih dan tidak ada perbedaan dengan pasien non BPJS. Proses persalinan berjalan dengan lancar dan tanpa dipungut biaya sepeserpun.
“Prosedur pelayanan tidak repot itulah yang disampaikan setelah menggunakan Kartu KIS. Awalnya  sempat ragu juga apakah benar nanti tidak akan dikenakan biaya alias gratis belum lagi terbayang prosedurnya yang rumit namun ternyata setelah dijalani semua prosesnya mudah dan memang tidak dikenakan biaya sama sekali,” ungkapnya.

Ia pun sangat takjub dan membandingkan pelayanan yang dirinya terima dengan pasien yang juga melahirkan sesar dengan biaya umum. Baginya ini merupakan program kemanusiaan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Proses administrasi pun sangat mudah dalam proses penambahan anggota keluarga. Ia menjelaskan bahwa dengan melampirkan surat kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartu BPJS Kesehatan, proses penambahan anggota keluarganya pun sudah terselesaikan.
“Apresiasi dan banyak terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS yang sudah banyak membantu serta  memberikan manfaat kepada masyarakat. Dan ia berharap semoga Program JKN-KIS dapat terus berlangsung dan berjalan baik dalam meningkatkan pelayanannya,” tutur Tanti. (bas/adv)







Editor : Fendy Hermansyah
#testimoni jkn-kis #program jaminan kesehatan nasional - kartu indonesia sehat (jkn-kis) #manfaatjknkis #jaminan kesehatan nasional kartu indonesia sehat (jkn-kis)