Vios terlahir dengan performa yang cukup andal. Mobil ini hadir pascapensiunnya Soluna dan diharapkan mampu menjadi penantang Honda City dan Suzuki Baleno.
Mesin Vios generasi pertama berkode 1NZ-FE dan masih digunakan hingga 2016. Mesin kendaraan ini berkapasitas 1.496 CC dilengkapi 4 silinder DOHC dan berteknologi VVT-i. Mesin andal ini mampu menghasilkan tenaga 109 dk di 6.000 rpm dan torsi 141 Nm di 4.200 rpm.
Otot kuat yang dibangun Toyota, membuat para pencinta modifikasi meliriknya. Karena, dengan sentuhan sederhana saja, mobil ini mampu mencuri perhatian saat mengaspal di jalanan. Tak hanya kegesitannya. Namun, juga desain yang tak lekang dengan zaman.
Seperti Vios 2005 milik Chandra Halim. Mobilnya yang kerap mejeng di pinggir jalan Gajah Mada Kota Mojokerto ini, mampu mencuri perhatian para pengguna jalan. Padahal, ia hanya mengubah sebagian part bawaan pabrikan.
Di antaranya, ban dan velg. Kendaraan ini semula menyematkan ban 175/60 dengan velg R15. Namun, Chandra menaikkan satu strip menjadi R16 celong dengan lebar 8/9 cm.
Selain itu, kendaraan yang juga digunakan sebagai armada andalan perusahaan taksi ini, juga diubah lebih ceper. Semula, ground clearance kendaraan ini 140 mm dan menjadi jauh lebih rendah. ’’Saya pakai pernya Toyota Altis. Tapi dipotong biar lebih asyik,’’ kata pria 29 tahun ini.
Menerapkan tema low is everything, Chandra mengaku, keputusannya memangkas per tak mengganggu kenyamanan saat berkendara. Seperti, kendaraan menjadi limbung dan suspensi lebih keras. ’’Tetap nyaman. Asalkan pas,’’ tambah anggota komunitas Gasrukcuk Squad ini.
Untuk menambah kesan sporty, pria 29 tahun ini pun menyematkan spoiler Toyota Racing Development (TRD) di bagian buritan dan mempercantik bagian depan dengan eagle eye HID. Dengan begitu, kesan racing pun kian terasa di kendaraan ini.
Editor : Imron Arlado