DIREKTUR Rumah Sakit Kristen Mojowarno dr. Heri Wibowo mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya inovasi-inovasi tersebut sangat membantu pihaknya dalam memberikan pelayanan kepada peserta. Manajemen rumah sakit sangat terbantu dengan adanya sistem antrean online dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN. (16/09).
“Dengan adanya sistem yang terintegrasi secara online membantu kami dalam pelayanan kepada peserta. Inovasi dari BPJS Kesehatan yang telah kami implementasikan terutama untuk antrean online. Sistem ini sangat membantu kami dan peserta, mereka tidak perlu mengantre dan tahu kapan harus datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan apalagi di masa pandemi sekarang ini,” ungkap Heri.
Heri menambahkan, pihaknya siap mendukung dan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan agar Program JKN-KIS yang optimal dan sesuai dengan cita-cita negara. Dengan adanya sistem digital yang terintegrasi akan mempermudah dan mempercepat pelayanan. Terlebih, sekitar 70% dari total keseluruhan pasien di Rumah Sakit Kristen Mojowarno merupakan pasien peserta JKN-KIS.
"Selanjutnya, kami akan terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk menciptakan layanan berbasis digital yang disinergikan ke dalam Program JKN-KIS. Sehingga akan membawa hasil yang baik di kedua belah pihak," ucap Heri.
Heri mengungkapkan selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien baik peserta JKN-KIS maupun umum dan tidak pernah membeda-bedakan peserta. Ia mengutamakan kepuasasan dan kenyaman peserta dengan selalu memberikan meningkatkan fasilitas-fasilitas dan pemahaman alur pelayanan kepada peserta.
“Koordinasi dan komunikasi ke seluruh jajaran agar bisa tersampaikan dengan cepat dan benar sesuai regulasi yang ada. Selain itu disediakan berbagai informasi pelayanan di rumah sakit dan petugas yang sudah siap membantu kelancaran peserta. Tidak ada diskriminasi, semua sama dalam mendapatkan haknya baik rawat jalan, rawat inap ataupun obat. Monitoring lapangan selalu dilaksanakan dalam meningkatkan mutu pelayanan. Dengan adanya survey kepuasan pelanggan merupakan peningkatan pelayanan dengan melakukan perbaikan dan updating informasi serta regulasi guna pelayanan yang lebih baik lagi,” tandas Heri
Menanggapi isu pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan, Ia mengakui bahwa cashflow rumah sakit saat ini sudah lancar dan keuangan juga sudah membaik karena lancarnya pembayaran klaim. Untuk itu pihaknya berupaya selalu tepat waktu dalam menagihkan klaim rumah sakit kepada BPJS Kesehatan.
“Semoga kerjasama ini ke depan semakin lebih baik lagi dan saya berharap makin banyak lagi inovasi yang dibuat untuk memudahkan pelayanan. Harta bukan merupakan kebutuhan yang terpenting, justru yang utama adalah Kesehatan. Untuk itu, mengajak masyarakat untuk ikut menjadi peserta JKN-KIS, sakit itu mahal harganya. Dengan ikut menjadi peserta JKN-KIS merupakan tabungan dan biaya pelayanan kesehatan akan terjamin.” tutup Heri. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah