Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bupati Minta Gencar Promosikan Batik dan Cokelat

Fendy Hermansyah • Selasa, 9 November 2021 | 13:00 WIB
bupati-minta-gencar-promosikan-batik-dan-cokelat
bupati-minta-gencar-promosikan-batik-dan-cokelat

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Sejumlah finalis akhirnya terpilih menjadi Duta Batik dan Puteri Cokelat saat grand final, Minggu (7/11) malam. Salah satu rangkaian Maja Fest 2021 ini sebagai upaya pemda mendorong generasi muda ikut andil dalam pemulihan ekonomi kreatif.


Itu diungkapkan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat Grand Final Duta Batik dan Puteri Cokelat. Dia mendorong generasi muda yang terpilih ini bisa menjadi promotor ke khalayak luas terkait wisata serta kekayaan budaya Kabupaten. Tak hanya dari segi komoditas saja, melainkan juga kekayaan UMKM lokal. ’’Kabupaten Mojokerto memiliki pertanian cokelat berkualitas dan kopi dengan spesifikasi yang unik. Saya harap ini dapat dikenal lebih luas untuk meningkatkan penjualan komoditi cokelat dan juga batik kita. Tentunya dengan didorong promosi dari semua sektor masyarakat terutama generasi muda,’’ ujarnya saat ditemui usai acara Maja Fest 2021 yang diselenggarakan di Wisata Desa Bumi Mulyojati Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu.


Acara yang diinisiasi Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto ini, total enam finalis yang berhasil menyandang gelar Duta Batik 2021. Di antaranya, Wakil II Duta Batik 2021 diraih Rian Fahmi mahasiwa UIN Maliki Malang dan Grace Efelin siswi SMAN 1 Mojosari. Kemudian, Wakil I diraih Dwinda Audia sisiwi SMAN 1 Sooko dan Fauzan Husaini SMKN 1 Pungging. Serta, Juara Pertama Duta Batik 2021 diraih Hanif Sultoni mahasiwa Poltek Perkapalan Surabaya dan Alina Rusida siswi MAN 1 Mojokerto.


Sedangkan untuk Puteri Cokelat, total tiga finalis yang berhasil meraih gelar tersebut. Yakni, runner up II Putri Cokelat 2021 diraih Ida Ayu mahasiwi UIN Maliki, Runner Up I Claudia Cantika mahasiswi Universitas Brawijaya Malang, dan Pemenang Putri Coklat 2021 diraih Maevelina Devi mahasiswi Universitas Airlangga Surabaya asal Kecamatan Gedeg. ’’Putri Cokelat dan Duta Batik yang terpilih, saya minta agar dapat mempromosikan kekhasan batik dan komoditas cokelat kita,’’ sebutnya.


Kadisparpora Amat Susilo menuturkan, selain kompetisi putri cokelat dan duta batik, ada juga acara kompetensi mutu petani kakao yang juga merupakan salah satu rangkaian Maja Fest 2021. Gelaran event ini sebagai langkah pemulihan ekonomi dari musibah pandemi Covid-19. Tak hanya itu, juga agar berbagai potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Mojokerto terus bisa dikenal masyarakat luas. ’’Kabupaten Mojokerto tak hanya sebagai penghasil cokelat tersebar di Jawa Timur tapi juga kopi. Maka, ini yang ditangkap pemerintah bisa menjadi magnet bagi wisatawan daerah lain untuk berkunjung ke Kabupaten sekaligus bisa mendongkrak ekonomi kreatif masyarakat,’’ terangnya.


Masih kata Amat, upaya pemulihan ekonomi kreatif masyarakat tak berhenti disini saja. Acara ini sedianya akan dilaksanakan setiap tahun. Sebab, lanjutnya, acara ini tak hanya menjadi ajang promosi saja tapi juga pembinaan petani kopi dan kakao agar bisa mengembangkan olahan kedua komoditas ini lebih luas lagi. ’’Kita persiapkan lebih awal. Ke depan akan lebih luas lagi. Untuk para petani cokelat dan kopi, jangan pesimis. Ke depan pasti kita bangun, kita kembangkan untuk promosikan juga,’’ tukasnya. Penutupan acara Maja Fest 2021 ini bakal digelar pada Rabu (10/11) mendatang. (oce/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#bupatimojokerto