KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Santoso, 64, guru honorer asal Kediri menabrak truk box di Jalan Raya Bypass Sekar Putih, Kecamatan Magersari, Kamis siang (21/10). Motornya ringsek. Namun, korban hanya mengalami pusing. Beberapa jam sebelumnya, kecelakaan menimpa guru honorer juga dialami Nur Azizah, 39, di Jalan Raya Perning, Kecamatan Jetis.
Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota Ipda Lukman Basoni menjelaskan, insiden yang menimpa Santoso terjadi sekitar pukul 11.30. Warga Desa Purwodadi, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, itu melaju mulanya dari arah utara. Setelah menghadiri acara di Surabaya, siang itu dia hendak pulang ke Kediri. Dia mengendarai Honda Vario nopol AG 6427 EBE seorang diri.
Sesampaianya di tempat kejadian perkara (TKP), sebuah truk box nopol L 9762 C yang disopiri Didik Hartono, 31, warga Desa Jekek, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, menyebang jalan. Santoso tak menyadari keberadaan truk yang sedang berbelok dari arah berlawanan ke arah utara masuk ke Jalan Sekar Abang tersebut. ’’Padahal sudah ada kendaraan lain yang memberi jalan ke truk. Tapi korban bablas ae,’’ terangnya.
Santoso menabrak bak bagian belakang truk. Kerasnya benturan membuat bagian depan motornya masuk kolong truk. Kendati motor ringsek parah, Santoso tak mengalami luka apa-apa. Dia sempat dibawa ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Namun mengaku hanya mengalami pusing. ’’Tidak ada lecet. Cuma pusing kepala katanya,’’ sebut Basoni.
Santoso merupakan seorang guru honorer. Dia diduga mengalami kelelahan sehingga mengantuk di jalan. ’’Korban guru honorer di Kediri. Kemungkinan mengantuk karena dia sendiri tidak sadar ada truk,’’ terangnya. Barang bukti motor diamankan polisi.
Tiga jam sebelumnya, seorang guru honorer juga mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Perning, Kecamatan Jetis. Nur Azizah, 39, melaju mengendarai Honda Beat dari arah barat hendak pulang ke rumahnya di Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Sidoarjo, sekitar pukul 08.30. Namun, di tengah perjalanan, korban tiba-tiba terjatuh. ’’Dia mengalami kecelakaan tunggal,’’ terangnya.
Nur diduga kehilangan kendali saat berusaha menghindari pengguna jalan lain. Karena kurang konsentrasi, dia terjatuh. Motornya rusak cukup parah. Sementara, korban hanya luka ringan dan menolak di visum. ’’Motornya diamankan di polsek dan korban yang berprofesi guru honorer di tempatnya selamat,’’ jelas Basoni. (adi/abi)
Editor : Fendy Hermansyah