Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Merawat Kepedulian Sosial di Masa Pandemi Melalui Celengan Kasih

Fendy Hermansyah • Rabu, 6 Oktober 2021 | 18:00 WIB
merawat-kepedulian-sosial-di-masa-pandemi-melalui-celengan-kasih
merawat-kepedulian-sosial-di-masa-pandemi-melalui-celengan-kasih

Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memengaruhi kondisi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat. Khususnya pada kalangan masyarakat rentan dan tidak mampu. Karena itu, SD Katolik Wijana Sejati Mojokerto mengadakan kegiatan celengan kasih yang bertujuan membantu sesama yang terdampak pandemi Covid-19.


 


Kepala SD Katolik Wijana Sejati Mojokerto Sr. M. Marsiana, SPM, S.Pd., menjelaskan, kegiatan celengan kasih termasuk dalam rangkaian peringatan ulang tahun ke-60 SD Katolik Wijana Sejati yang dilaksanakan mulai Agustus hingga Oktober 2021 ini.


Pada pengujung Agustus lalu, pihak sekolah menggelar lomba-lomba yang diikuti siswa kelas I-VI. Salah satunya adalah membuat celengan dari barang-barang bekas. ’’Celengan tersebut dibuat oleh siswa dengan memanfaatkan barang-barang bekas atau yang tidak terpakai di sekitar lingkungan rumah,’’ terangnya.


Marsiana mengatakan, melalui ajang tersebut para peserta didik mampu menghasilkan produk celengan dengan berbagai kreasi menarik. Sebagai bentuk apresiasi, SD Katolik Wijana Sejati memberikan perhargaan kepada enam siswa yang telah menghasilkan celengan kreasi terbaik pada 17 September. ’’Selain itu, kami juga mengajak seluruh siswa untuk berbagi kepada mereka yang terdampak pandemi Covid-19,’’ ujarnya.


Gerakan sosial itu dilakukan dengan cara menyisihkan sebagian uang jajan siswa untuk dimasukkan ke dalam celengan yang telah mereka buat dan dikumpulkan ke sekolah dalam dua tahap. Menurutnya, tahap pertama telah dilaksanakan tanggal 23 September. Isi dari celengan tersebut dikumpulkan di sekolah melalui guru kelas masing-masing dan dihitung bersama dengan Forum Komunikasi (ForKom) Sekolah.


Sedangkan tahap kedua akan digulirkan di bulan Oktober ini. Hasil dari pengumpulan isi dari celengan tersebut selanjutnya akan diberikan kepada mereka yang membutuhkan. ’’Melalui kegiatan celengan kasih ini sebagai wujud nyata untuk mengasah kepedulian, kepekaan, hidup hemat, dan mau berbagi kepada mereka yang lemah, miskin, tersingkir, dan difabel,’’ terang Marsiana.


Tak hanya itu, dengan kegiatan tersebut, siswa juga diajak peduli lingkungan dan berkreativitas dengan mengurangi sampah-sampah dari barang bekas di sekitar lingkungan rumah untuk menghasilkan produk celengan yang mempunyai nilai guna tinggi. (ram/abi)



 

Editor : Fendy Hermansyah
#kotamojokerto