KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jelang kompetisi Liga 3 regional Jatim musim 2021, 3 November nanti, manajemen Persem Mojokerto masih disibukkan dengan perburuan investor. Kali ini, sosok pengusaha travel asal Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi bidikan manajemen untuk mendanai operasional Laskar Damarwulan.
Manajer Persem Mojokerto, Artyan Sumantri mengatakan, keberadaan investor menjadi sarana efektif untuk membuka peluang tim Badai Biru menjadi tim profesional. Jika investasi ini berhasil, bukan tidak mungkin Persem akan berevolusi mengikuti jejak tim-tim elit Liga Indonesia saat ini. Dengan mengubah status tim menjadi perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT). ’’Memang rencana kami mau mem-PT-kan Persem. Seperti halnya teman-teman Liga 1 dan Liga 2 lain. Bahkan beberapa tim Liga 3 juga sudah ada yang berbentuk PT,’’ tandasnya.
Menawarkan investasi ke pengusaha travel di Labuan Bajo, NTT ini, diakui Artyan bukan tanpa alasan. Selain karena putra kelahiran Kota Mojokerto yang sukses, sosoknya yang muda juga dinilai sangat menggilai dunia sepak bola Indonesia. Sehingga, pantas jika ke depan, Persem bisa dikelola secara profesional layaknya perusahaan travel yang dipegangnya saat ini. ’’Kemarin, kami masih mencoba negosiasi tapi karena kesibukan di Labuan Bajo. Akhirnya masih tertunda. Akan kami coba hubungi terus,’’ tegas Artyan tanpa menyebut identitas pengusaha muda tersebut.
Selain itu, manajemen juga menjalin komunikasi dengan sosok suami Wali Kota Mojokerto, Supriyadi Karima Saiful untuk ikut men-support Persem selama mengarungi Liga 3 nanti. Komunikasi intensif yang dijalin antara Supri bersama Askot PSSI Mojokerto, diharapkan bisa membantu operasional Persem di Liga 4. Sehingga, derajat Persem dan pesepakbolaan Kota Onde-Onde kedepan bisa naik ke level lebih tinggi lagi. ’’Harapan kami, Persem ke depan, bisa menjadi tim kebanggaan sehingga dapat mengangkat pamor Kota Mojokerto,’’ pungkas Ketua Askot PSSI Mojokerto, Joko Rustianto.
Editor : Imron Arlado