Honda Grand Civic LX dikenal sebagai kendaraan polopor berjiwa sporty. Selain desain yang sangat aerodinamis di eranya, mobil ini juga memiliki handling yang andal.
Berkapasitas mesin 1.5L, generasi keempat Honda Civic ini mampu memberi tenaga maksimal hingga mencapai 92 HP dan mampu memberikan torsi maksimalnya mencapai 119 Nm.
Dengan transmisi 5 percepatan manual dan 4 percepatan otomatis, menjadikan performa mesin mobil ini akan semakin andal di jalanan. ’’Perawatan mesin tergolong mudah. Karena menggunakan karburator,’’ kata pemilik Grand Civic LX tahun 1989, Deny Bagus Setiawan.
Dikatakan Deny, belum banyaknya teknologi canggih yang disematkan di kendaraan ini, membuat banyak bengkel yang mampu merampungkan setiap permasalahan di kendaraan. ’’Karena sudah tua, mobil ini memang perlu perawatan lebih dibanding mobil-mobil baru,’’ ungkapnya.
Pria 39 tahun yang bekerja di lingkungan Pemkab Mojokerto ini menilai, meski kendaraannya sudah berumur, tetapi sisa-sisa kemewahan masih terasa di kendaraannya.
Bayangkan saja, di era itu, Honda sudah menyematkan berbagai fitur kenyamanan berkendara. Seperti sistem audio Alpine yang sudah mempunyai fitur radio dan audio reverse cassette, central door lock, power window di semua pintu, jam digital quartz dan sistem AC yang sudah menggunakan pengaturan arah angin.
Selain itu, diberikan pula tuas yang khusus ditempatkan pada bagian bawah kursi pengemudi yang berfungsi untuk membuka pintu tangki bensin dan pintu bagasi. Sementara, di bagian kemudinya, telah tertanam power steering sehingga lebih ringan dalam mengendalikannya.
Jiwa sporty di kendaraan ini, terlihat hampir menyeluruh di semua sisi. Seperti bagian bumper. Sektor wajah kendaraan ini terlihat menarik karena mempunyai ciri khas tersendiri. Di bagian bonnet depan, dibuat melandai dipadukan dengan penggunaan bentuk kaca windshield depan yang mempunyai ukuran yang besar. Hal tersebut bertujuan untuk membuat aerodinamika mobil bisa lebih baik.
Di bagian bumpernya, dibuat sewarna bodi. Dan headlamp menggunakan bentuk trapesium. Desain tersebut di zamannya terlihat modern dipadukan dengan penggunaan lampu tambahan.
Sementara itu, di ruang kabin, dasbor yang didesain simetris. Dan sudah terdapat sejumlah fitur. Seperti panel instrumen, kisi-kisi AC, audio, lighter, asbak dan central cluster yang merupakan tempat untuk mengatur AC mobil. Sementara di depan tuas transmisi terdapat ruang penyimpanan terbuka di bagian central console.
Editor : Imron Arlado