Untuk menyukseskan program pemerintah Kartu Indonesia Sehat (KIS), dr. Nurul Angita terus berupaya meningkatkan pelayanan Kesehatan kepada seluruh pasien, termasuk pasien yang merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Wanita yang merupakan dokter Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik Mitra 12 Jombang ini mengganggap merupakan suatu amanah pemerintah, dengan mengajak seluruh peserta terutama di Kabupaten Jombang untuk segera mendaftarkan menjadi peserta JKN-KIS.
“Sosialisasi dan edukasi yang kami utamakan kepada peserta dalam memberikan pelayanan, mulai dari promotif, preventif, hingga layanan kuratif,” ujar Nurul.
Klinik Mitra 12 berusaha dalam memberikan pelayanan prima semaksimal mungkin kepada peserta. Seiring meningkatnya jumlah peserta JKN-KIS yang berobat menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat dalam pelayanan Kesehatan. Salah satunya dalam mempermudah pelayanan kepada peserta dengan menggunakan aplikasi Mobile-JKN, yang sangat mudah diakses peserta JKN-KIS yang berobat di faskesnya.
’’Selama pandemi ini, untuk mempermudah layanan dengan melalul aplikasi Mobile JKN dan Whatsapp, peserta dalam mengambil nomor antrean dan kosultasi dokter dari rumah saja. Edukasi kepada peserta tentang alur pelayanan dan jenis penyakit dalam menyelesaikan keluhan peserta,” jelas Nurul
Nurul menambahkan, kegiatan yang ada dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) juga harus didukung dengan perubahan gaya hidup peserta yang diikuti dengan dukungan keluarga, karena cara penanganan ini terbukti sangat efektif dalam mengatasi penyakit kronis seperti diabetes mellitus.
“Saya pun selalu mengingatkan kepada peserta untuk memulai hidup sehat dengan olahraga teratur, hindari merokok, dan menghindari untuk mengkonsumsi makanan kurang sehat seperti makanan siap saji,” kata Nurul.
Baginya, Prolanis dan Program Rujuk Balik (PRB) merupakan wadah untuk sharing mengatasi masalah penyakitnya. Ia melihat bahwa peserta sangat senang bisa bertemu dan silahturami. Walaupun dengan kondisi sekarang ini, mereka masih tetap berkomunikasi melalui media WhatsApp.
“Dengan cara melakukan kegiatan promotif preventif ini, penyakit-penyakit kronis dapat terkelola dengan baik dan stabil. Jangan saat sakit baru mendaftar BPJS Kesehatan, mulai sekarang daftarlah sebagai peserta JKN. Sedia payung sebelum hujan, sedialah Kartu JKN-KIS sebelum sakit,” tutup Nurul. (ar/gy)
Editor : Imron Arlado