Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Korban Bisa Pinjam Pakai Barang Bukti

Imron Arlado • Sabtu, 14 Agustus 2021 | 18:35 WIB
korban-bisa-pinjam-pakai-barang-bukti
korban-bisa-pinjam-pakai-barang-bukti

SEMENTARA itu, korban aksi curanmor Buasil alias Iwan, 42, bisa bernafas lega. Sebab, kepolisian memberikan hak pinjam pakai barang bukti atau motor milik korban. Tak lain, agar para korban bisa kembali beraktivitas seperti sebelumnya.


Polisi memberikan kesempatan bagi para korban untuk mengajukan hak pinjam pakai pada masing-masing motor milik korban tersebut. Walaupun sejumlah motor tersebut statusnya masih sebagai barang bukti kasus curanmor.  ’’Sementara ini, untuk menunjang aktivitas mobilitas korban kami berikan hak untuk pinjam pakai agar nantinya bisa dimanfaatkan. Ini langsung kami bikinkan suratnya bagi korban," tegas Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander.


Mekanismenya, para korban akan mengajukan surat hak pinjam pakai barang bukti pada kepolisian. Agar kendaraan tersebut bisa dipinjamkan sementara kepada para korban. Artinya, motor tersebut belum diserahkan sepenuhnya kepada sang pemilik. Sebab, kendaraan tersebut tengah diperkarakan di ranah hukum. ’’Nanti akan menyesuaikan dengan proses penyidikan. Prinsipnya, motor atau barang bukti ini akan kami pinjamkan atau kembalikan untuk sementara,’’ ungkapnya.


Sementara itu, korban Aura Ardita, 18, warga Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto mengaku bersyukur motor Honda Scoopy warna merah hitam bernopol S 5245 NAF miliknya berhasil diamankan. ’’Selama ini saya pasrah. Apakah motor saya sudah dirusak atau sudah laku. Tapi alhamdulillah Allah SWT masih baik, motor saya bisa kembali. Kami ucapkan terima kasih pada bapak Kapolres Mojokerto sudah membantu menyelidiki kasus ini sampai pencuri ketemu dan barang bukti (bisa diamankan dan kembali) lengkap," Ungkap pegawai salah satu koperasi di wilayah Dlanggu itu.


Apalagi, kini ia berkesempatan untuk memakai sementara motor yang jadi penunjang aktivitas sehari-harinya itu. Sebab, motor seharga belasan juta yang dicuri dari tangannya itu hasil jerih payahnya sendiri usai mencicil selama dua tahun belakangan. ’’Ini baru lunas, BPKB juga baru keluar. Terus motornya malah dicuri ini,’’ Bebernya. 

Editor : Imron Arlado
#curanmor mojokerto