Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mau Sekolah SMK? Yuk Kenali Dulu SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo

Moch. Chariris • Rabu, 23 Juni 2021 | 04:19 WIB
mau-sekolah-smk-yuk-kenali-dulu-smk-mitra-sehat-mandiri-sidoarjo
mau-sekolah-smk-yuk-kenali-dulu-smk-mitra-sehat-mandiri-sidoarjo

KRIAN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2021 telah dimulai. Karena itu, bagi yang ingin mendaftar harus bersiap diri. Terlebih yang ingin masuk ke jenjang SMK.


Maka sebaiknya mengenali terlebih dahulu bidang keahliannya. Dengan harapan, agar tidak salah pilih jurusan. Sebab, ada banyak jurusan yang ditawarkan SMK dari berbagai bidangnya. Sehingga ketika ketika lulus nanti bisa bekerja sesuai dengan minat dan bakat anak-anak.


Salah satunya di SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo ini. Sekolah ini mempunyai dua bidang keahlian. Pertama bidang keahlian kesehatan dengan kompetensi keahlian asisten keperawatan, teknologi laboratorium medik, farmasi klinis dan komunitas. Sedangkan, bidang keahlian kedua adalah pelayaran dengan kompetensi keahlian nautika kapal niaga dan teknika kapal niaga.


Sekolah yang terletak di Jalan Ki Hajar Dewantara 200, Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur ini sudah banyak lulusannya yang diminati kalangan industri. Untuk menyonsong revolusi industri 4.0, SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo menjalin kerja sama dengan banyak industri dalam negeri maupun luar negeri.


Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas lulusannya (SDM), Sesuai visi dan misi sekolah. Untuk itu, SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo banyak menjalin kerja sama. Terutama, dengan industri yang selaras dengan pengembangan kompetensi.


Berkat dukungan puluhan sampai ratusan industri, SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo bekerja sama mencakup kurikulum yang disusun bersama, pembelajaran berbasis project riil dari DUDI, pengajar expert dari DUDI, magang/praktik kerja industri, sertifikasi kompetensi, training pengajar oleh DUDI, riset terapan yang menghasilkan produk bagi masyarakat, komitmen serapan oleh DUDI, serta beasiswa maupun bantuan lainnya dari DUDI sampai perekrutan pegawai.


Sebut saja perusahaan pelayaran yang telah bekerja sama. Seperti PT Gerbang Samudera Sarana, PT Dharma Lautan Utama, PT Sea Safari Cruis, PT Luas Line, PT Temas Line, PT Ekalya Purnamasari, PT Jatim Perkasa Line, PT Sawohi Kentiti, PT Meratus Line, PT Tanto Line, PT Windu Karsa, PT Sril, PT Ratu Kidul Nusantara, PT Damai Lautan Nusantara, PT Berkat Abadi Jaya Makmur, PT Karunia Utama Asia Timur, PT Berlian Lautan Nusantara, PT Jembatan Nusantara.


Sedangkan, beberapa industri bidang kesehatan seperti PT Erlimpex, PT Jaya Mas Medika (Onemed), PT Century, PT Pharos, Apotek Kimia Farma, Apotek K24, Larisa Aestetic Center merupakan perusahaan yang bekerja sama dan siap menyerap lulusan dari semua program keahlian.


Seperti asisten keperawatan, farmasi klinis dan komunitas, serta teknologi laboratorium medik dan nautika kapal niaga/pelayaran. SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo juga menerapkan pembelajaran berbasis case study. Sehingga, kompetensi yang dimiliki lulusannya lebih implementatif dengan kebutuhan DUDI. Salah satu bentuk pembelajaran berbasis case study ialah teaching factory.


Fasilitas teaching factory dapat memberi materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan pangsa pasar industri, untuk mempersiapkan siswa terjun ke dunia kerja dan menjadi tenaga kerja yang terampil. Guna mendukung konsep pembelajaran berbasis industri, SMK Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo menggandeng CV Green Life Tirta Sentosa yang bergerak dibidang minuman herbal untuk memberi pendampingan kepada peserta didik.


Melalui pendampingan tersebut, pembelajaran akan diberi materi yang berkaitan dengan dunia industri. ”Program teaching factory saat ini merupakan terobosan baru bagi dunia pendidikan di Indonesia. Tidak dapat disangsikan lagi, bahwa untuk menciptakan lulusan SMK yang kompeten dan siap kerja sesuai tuntutan dunia kerja. Maka, pembelajaran berbasis dunia kerja menjadi solusi,” ungkap Andri, Kepala SMK MItra Sehat Mandiri Sidoarjo.


Dari program teaching factory ini lahir produk-produk buatan peserta didik sebagai bentuk pengembangan produk kreatif dan kewirausahaan. Tidak hanya pengembangan produk kreatif dan kewirausahaan saja, sekolah juga menambah tata boga sebagai muatan lokal.


Hal tersebut merupakan bentuk sekolah untuk mencipatkan atmosfir entrepreneur, suasana kewirausahaan di sekolah. Sehingga, ketika lulus peserta didik mempunyai bekal untuk terjun ke masyarakat dengan pengalaman sebagai entrepreneur di sekolah. Dalam rangka meningkatkan skill tambahan, sekolah juga bermitra dengan lembaga Kampung Inggris Pare, Kediri; Kimia Farma Corporate University; Sidoarjo Training Center (STC); dan banyak lagi lembaga diklat lainnya.


”Kami melihat, kebutuhan SDM sekarang tidak hanya cukup dengan kompetensi inti saja. Tapi, harus disertai dengan kompetensi penunjang lainnya. Makanya, kami selalu menekankan kepada calon lulusan. Kangan hanya bermodal ijazah dan sertifikat kompetensi saja untuk bersaing di luar sana, tapi harus punya sertifikat penunjang lainnya. Baru kalian bisa menang,” tandas Andri.


Ada 28 anak dari 32 lulusan jurusan nautika yang saat ini sudah berangkat berlayar dengan wilayah operasi di seluruh Indonesia. Mereka diminta oleh tidak hanya di wilayah Indonesia saja. Beberapa alumni bahkan ada yang sudah bekerja di kapal asing. Di antaranya, di Brazil, Perancis, Uni Emirat Arab, Singapore, dan banyak negara lainnya. Sedangkan, untuk jurusan asisten keperawatan dan farmasi ada 6 anak yang bekerja di Negeri Sakura.


”Orang tua tidak akan rugi menyekolahkan anaknya di SMK ini. Dengan hasil yang didapat, baik yang bisa dihitung dengan materi atau manfaat yang didapat,” terang Abdul Jalal, Ketua Komite Sekolah. (ris)


 


 


 

Editor : Moch. Chariris