Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Jombang Rizky Camelia Bibi menyampaikan, telah memastikan kesiapan aplikasi P-Care (Primary Care) Vaksinasi BPJS Kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan vaksinasi Covid–19 dan aplikasi P-Care Vaksinasi ini merupakan bagian terintegrasi yang ikut berperan dalam proses pencatatan dan pelaporan pelayanan vaksinasi Covid–19.
’’Kami telah menyediakan aplikasi P-Care Vaksinasi Dinas Kesehatan dan inilah yang digunakan sebagai aplikasi pencatatan pelayanan vaksinasi Covid-19 oleh tim Dinas Kesehatan maupun Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ditugaskan. Kami sudah melakukan sosialisasi aplikasi P-Care Vaksinasi kepada Dinas Kesehatan dan fasilitas kesehatan,” jelas Bibi.
Aplikasi P-Care vaksinasi oleh BPJS Kesehatan ini secara realtime akan mencatat riwayat pemberian vaksin dan data penerima vaksin dengan valid dan tepat. Data tersebut kemudian secara otomatis terintegrasi dengan data Dashboard milik Komite Penanganan Covid–19.
’’Dari hasil output aplikasi P-Care Vaksinasi ini nanti tidak hanya akan tersaji pada data tabulasi di wilayah Mojokerto saja, tetapi juga akan terintegrasi dengan data pelayanan vaksin secara nasional. Sehingga diharapkan dengan adanya data yang valid dan tepat tersebut, dapat membantu Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah khususnya di wilayah Mojokerto untuk upaya pengendalian penyebaran Covid–19 melalui pemberian vaksin ini,” imbuh Bibi.
Di sisi lain, Bupati Jombang menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir tentang vaksin ini. Dikatakannya, vaksin yang digunakan untuk vaksinasi Covid-19 ini sudah mendapatkan label halal dan aman dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam pelaksanaan vaksinisasi covid-19 akan dilakukan secara bertahap dan jemput bola. ''Dengan cinta tumbuh bersemi di hati, seindah mutiara untaian kata terucap, bersama kita hadapi pandemi, satukan doa agar covid-19 segera lenyap dari bumi indonesia,” pungkas Bupati Jombang.
Sebelumnya, pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jombang dilaksanakan di Puskesmas Tambakrejo. hari Selasa (27/01) dan sempat dibuka oleh Bupati Kabupaten Jombang. Vaksinasi kemudian diikuti secara serentak oleh 34 Puskesmas, 11 Rumah Sakit dan 2 Klinik. (ar/gy)
Editor : Imron Arlado